Laman

Rabu, 26 Februari 2014

NOTULENSI PERTEMUAN KELOMPOK UNIT USAHA JAMUR TIRAM KP. SONGGOM DESA SONGGOM KECAMATAN GEKBRONG

Perhatian merupakan kebutuhan utama bagi petani, begitulah ungkapan dari petani yang merupakan oleh stakeholder pemerdayaan PT. Tirta Investama plant Cianjur. Hal ini menjadi perhatian pendamping dalam kegiatan bulanan baik melakukan kunjungan ataupun pertemuan. Bagi petani dengan memberikan perhatian baik berupa pertemuan kelompok atau kunjungan mereka merasa senang karena dalam kunjungan atau petermuan kelompok ada yang mendengarkan keluhan kelompok sekaligus solusi baik dari pendamping atau dari musyawarah yang dilakukan dengan pendamping.
Begitu juga dengan petani usaha budidaya Jamur Tiram, dengan datangnya pendamping ke rumah mereka, mereka serasa ada yang membina dan mengarahkan kala mereka ada masalah. Memotivasi kelompok kala semangat kelompok dan hasil panen yang merugi. Pak Amil sendiri mengucapkan terima kasih atas perhatiannya PT. Tirta Investama masih mau mengembangkan Kelompok Usaha Jamur Tiram. Pak Ust. Ahmad pun demikian pada awalnya mengira bahwa kelompok ini akan hilang dan tidak akan dikembangkan lagi, dengan datangnya pendamping, harapan yang awalnya akan bangkrut, hilang seketika, beliau menuturkan terimakasih banyak atas kepercayaannya mengembangkan usaha ini.

Pada tanggal 4 juli 2013, pendamping mengadakan pertemuan dengan kelompok jamur di rumah kediaman Bapak Amil. Pertemuan ini diadakan pada jam 18.30 sampai 20.30 WIB. Pada kesempatan ini yang hadir 6 orang yang hadir. Adapun agenda pertemuan kelompok adalah silaturahmi dengan semua kelompok, Syukuran dengan datangnya bantuan tambahan blog jamur sebanyak kurang lebih 1500 beglog khususnya serta umumnya usaha pemerdayaan yang dilakukan oleh PT. Tirta Investama Plant Cianjur.
Pak Amil mengungkapkan pendapatan dalam jamu kini semakin kecil, perhari hanya mendapatkan 1 kg sampai 3 kg. Secara pemasaran tidaklah sulit, karena beberapa pasar dan lingkungan sekitar kelompok pun tidak bisa dipenuhi. Kedatangan tengkulak baik dari Cipanas sampai Sukabumi pernah datang untuk menampung hasil panen Jamur tiram. Tapi sangat disayangkan hasilnya yang kurang tidak bisa memenuhi pemesanan jamur tiram. Diharapkan adanya tambahan modal serta motivasi pada anggota. Karena beberapa anggota lebih mementingkan pekerjaan yang lain dibandingkan dalam mengelola usaha jamur tiram.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar