Laman

Rabu, 16 April 2014

Sorgum II

kuliah Sore ini adalah Sorgum....
Peneliti dari Badan Tenaga Atom Nasional (Batan), Ir. Suharyono M.Rur. Sci., kini tengah mengembangkan fast food untuk ternak. Bahan dasar dari fast food tersebut adalah sorghum, jenis tanaman serealia yang bisa tumbuh di lahan kering. Sorghum yang menjadi bahan dasar pembuatan fast food ini diketahui lebih bernutrisi dari jenis pakan lain seperti rumput gajah. Salah satu indikatornya, sorghum memiliki kandungan protein yang lebih tinggi, yakni 10-12%. Selama ini, sorghum yang diberikan pada ternak berupa silase dan sorghum segar yang telah dipotong-potong.
Sorgum Manis merupakan salah satu alternatif yang sangat arif, karena Nira yang ada di dalam batangnya mengandung Sakarosa yang tinggi (10-14 %). Sorgum juga mengandung serat tidak larut air atau serat kasar dan serat pangan, masing-masing sebesar 6,5% - 7,9% dan 1,1% - 1,23%.
Unsur Nutrisi Kandungan/100 g Sorgum
Kalori (cal) 332
Protein (g)11.0
Lemak (g) 3.3
Karbohidrt (g) 73.0
Kalsium (mg) 28.0
Besi (mg) 4.4
Posfor (mg) 287
Vit. B1 (mg) 0.38
Sumber: Direktorat Gizi, Departemen Kesehatan RI
Kalau Sapi mempunyai peran dalam memanfaatkan biomasa dari daun dan batang Sorgum sebagai bahan pakan yang sangat bermutu. Sekaligus dari peternakan Sapi akan diperoleh sumber bahan pupuk yang sangat bermutu yaitu dari tinjanya maupun dari air urin Sapi. Dengan menggunakan teknologi pembuatan yang memadai maka tinja Sapi dan air urin Sapi akan menjadi Pupuk Organik yang sangat hebat dan sekaligus menjadi Obat Pestisida Nabati yang sangat hebat.

Pepaya Untuk pupuk dan Pestisida

Kuliah Pepaya Semua.... semoga bermanfaat....
Daun pepaya mengandung berbagai macam zat, antara lain Vitamin A 18250 SI, Vitamin B1 0,15 mg, Vitamin C 140 mg, Kalori 79 kal, Protein 8,0 gram, Lemak 2 gram, Hidrat Arang 11,9 gram, Kalsium 353 mg , Fosfor 63 mg, Besi 0,8 mg, Air 75,4 gram. Kandungan carposide pada daun pepaya berkhasiat sebagai obat cacing.
Mengobati Demam Berdarah, Meningkatkan Nafsu Makan, Mengobati Nyeri Haid, Melancarkan Pencernaan, Masker Anti Jerawat, Senyawa Antikanker, Mengobati Sakit Perut Balita, Kekurangan Nutrisi pada Balita, dan melunakkan daging.
batang pepaya Pupuk Organik Saat pohon pepaya sudah tua, biasanya akan ditebang dan ditumpuk hingga membusuk. Tumpukan batang pepaya ini biasanya hanya dianggurkan. Padahal, manfaat batang pepaya yang telah busuk tersebut cukup baik bagi kesehatan tanah. Batang pepaya bisa dijadikan pupuk organik yang murah dan juga berkualitas. Kandungan senyawa yang ada pada batang pepaya membuat pupuk organik dari pembusukannya ampuh menyehatkan tanah. Berdasarkan penelitian, batang pepaya mengandung sejumlah senyawa penting antara lain papain, papayachin, papayotin, protein, enzim proteolitik, tannin, glikosida kaporsit, sejumlah vitamin, alkaloida dan masih banyak lagi lainnya.
Enzim tersebut adalah papain dan juga kimopapain. Selain kedua enzim tersebut, senyawa semacam asam amino, asal aspartat, serin, prolin, valine, alanin, treonin, agrinin dan masih banyak lagi lainnya juga menyumbang manfaat utuh pada getah pepaya ini.
Si Pahit Yang Sehat, bunga pepaya kandungan Alkaloid Carpein atau C14H25No2. Senyawa ini ditemukan oleh Dr. Carpein di tahun 1980. Berdasarkan penelitian lanjutan, diketemukan fakta bahwa zat alkaloid carpein ini bisa digunakan untuk mengobati penyakit jantung. Dengan demikian, salah satu khasiat bunga pepaya adalah membantu penyembuhan penyakit jantung. Berdasarkan penelitian, batang pepaya mengandung sejumlah senyawa penting antara lain papain, papayachin, papayotin, protein, enzim proteolitik, tannin, glikosida kaporsit, sejumlah vitamin, alkaloida dan masih banyak lagi lainnya.
Pestisida alami dari ekstrak daun papaya memiliki beberapa manfaat, antara lain dapat digunakan untuk mencegah hama seperti aphis, rayap, hama kecil, dan ulat bulu serta berbagai jenis serangga. Bahan-bahan yang digunakan adalah :
Daun papaya : 1 kg
Air: 10 liter
sabun colek 2 sendok
minyak kelapa 2 sendok
Cara pembuatan:
Pestisida alami dari daun pepaya (Carica papaya) dibuat dengan langkah-langkah sebagai berikut:
Siapkan daun papaya sebanyak kurang lebih 1 kg (sekitar 1 tas plastik besar atau 1 ember besar).
Tumbuk daun pepaya hingga halus.
Hasil tumbukan/rajangan direndam di dalam 10 liter air
Tambahkan 2 sendok makan minyak kelapa dan 2 sendok teh sabun colek.
Hasil campuran, didiamkan semalam.
Saring larutan hasil perendaman dengan kain halus.
Aplikasi:
Larutan hasil saringan dapat langsung diaplikasikan ke tanaman dengan cara menyemprotkan larutan ke tanaman.
budidaya ikan lele:
Obat setres saat ikan sedang kepanasan atau saat ikan baru di beli dan di masukan dalam kolam pembenihan atau penebaran.
Obat agar ikan bisa lebih santai dan slow dalam kolam. Caranya rajang halus daun pepaya trus sdikit di remas-remas, kalau sdh layu/lecek tebarkan ke kolam buat pakan ikan lele.
Mengurangi sifat kanibalisme di antara sesama ikan lele. Caranya cincang lembut daun pepaya terus di beri sedikit tetes tebu/Molase lalu di aduk-aduk sampai rata, biarkan kurang lebih selama 15 menit, baru di kasihkan ke ikanya,
Pakan alami sebagai Penambah daya Imunitas pada Lele. Caranya bisa di rajang atau langsung di lempar ke kolam
Untuk sterilisasi air kolam dari penyakit. Caranya adalah ambil daun pepaya dan tangkainya secukupnya sesuai dengan luas kolam yang anda miliki, perbandinganya 1 gengggam untuk 1 mtr persegi, cincang/rajang daun pepaya kecil-kecil terus di tumbuk sampai halus trus di tebar ke kolam secara merata.
Sterilisasi Kolam Terpal agar ikan tidak banyak yang mati saat penebaran benih dan pembesaran juga pemeliharaan. Caranya ambil daun pepaya terus tumbuk sampai halus kemudian campur degan air dan semprotkan ke seluruh permukaan daripada terpal atau campur dgn air kemudian di aduk-aduk diamkan selama 15 menit terus di saring dan di semprotkan ke seluruh permukaan terpal baru, biarkan ramuan kering Kurang lebih 5 hari kemudian bersihkan kolam dari kotoran daun pepaya bilas sampai bersih, kemudian kolam diisi air.
Daun pepaya untuk meningkatkan kualitas telur unggas
Penelitian yang dilakukan WIDJASTUTI, (2009) terhadap ayam sentul umur 36 minggu dengan kandang cage dan ransum yang diberikan mempunyai kandungan protein 16 persen dan energi metabolis 2850 kkal/kg, melaporkan bahwa Pemberian daun tepung papaya (Carica papaya L.) sampai batas 10 persen dapat dimanfaatkan tanpa memberikan pengaruh negatif terhadap produksi telur dan kualitas telur (Bobot telur, Nilai Haugh Unit, Indeks Kuning Telur, Skor warna kuning telur dan Ketebalan kerabang), bahkan dapat meningkatkan warna kuning telur ayam Sentul.
Kandungan buah pepaya masak (100 gr) - Kalori 46 kal - Vitamin A 365 SI - Vitamin B1 0,04 mg - Vitamin C 78 mg - Kalsium 23 mg - Hidrat Arang 12,2 gram - Fosfor 12 mg - Besi 1,7 mg - Protein 0,5 mg - Air 86,7 gram Kandungan buah Pepaya Muda (100 gr) - Kalori 26 kalori. - Lemak 0,1 gram - Protein 2,1 gram - Hidrat Arang 4,9 gram - Kalsium 50 mg - Fosfor 16 mg - Besi 0,4 mg - Vitamin A 50 SI - Vitamin B1 0,02 mg - Vitamin C 19 mg - Air 92,4 gram
Kuliah Pepaya Semua.... semoga bermanfaat....

Daun pepaya mengandung berbagai macam zat, antara lain Vitamin A 18250 SI, Vitamin B1 0,15 mg, Vitamin C 140 mg, Kalori 79 kal, Protein 8,0 gram, Lemak 2 gram, Hidrat Arang 11,9 gram, Kalsium 353 mg , Fosfor 63 mg, Besi 0,8 mg, Air 75,4 gram. Kandungan carposide pada daun pepaya berkhasiat sebagai obat cacing. 

Mengobati Demam Berdarah, Meningkatkan Nafsu Makan, Mengobati Nyeri Haid, Melancarkan Pencernaan, Masker Anti Jerawat, Senyawa Antikanker, Mengobati Sakit Perut Balita, Kekurangan Nutrisi pada Balita, dan melunakkan daging.

batang pepaya Pupuk Organik Saat pohon pepaya sudah tua, biasanya akan ditebang dan ditumpuk hingga membusuk. Tumpukan batang pepaya ini biasanya hanya dianggurkan. Padahal, manfaat batang pepaya yang telah busuk tersebut cukup baik bagi kesehatan tanah. Batang pepaya bisa dijadikan pupuk organik yang murah dan juga berkualitas. Kandungan senyawa yang ada pada batang pepaya membuat pupuk organik dari pembusukannya ampuh menyehatkan tanah. Berdasarkan penelitian, batang pepaya mengandung sejumlah senyawa penting antara lain papain, papayachin, papayotin, protein, enzim proteolitik, tannin, glikosida kaporsit, sejumlah vitamin, alkaloida dan masih banyak lagi lainnya.

Enzim tersebut adalah papain dan juga kimopapain. Selain kedua enzim tersebut, senyawa semacam asam amino, asal aspartat, serin, prolin, valine, alanin, treonin, agrinin dan masih banyak lagi lainnya juga menyumbang manfaat utuh pada getah pepaya ini. 

Si Pahit Yang Sehat, bunga pepaya kandungan Alkaloid Carpein atau C14H25No2. Senyawa ini ditemukan oleh Dr. Carpein di tahun 1980. Berdasarkan penelitian lanjutan, diketemukan fakta bahwa zat alkaloid carpein ini bisa digunakan untuk mengobati penyakit jantung. Dengan demikian, salah satu khasiat bunga pepaya adalah membantu penyembuhan penyakit jantung. Berdasarkan penelitian, batang pepaya mengandung sejumlah senyawa penting antara lain papain, papayachin, papayotin, protein, enzim proteolitik, tannin, glikosida kaporsit, sejumlah vitamin, alkaloida dan masih banyak lagi lainnya.

Pestisida alami dari ekstrak daun papaya memiliki beberapa manfaat, antara lain dapat digunakan untuk mencegah hama seperti aphis, rayap, hama kecil, dan ulat bulu serta berbagai jenis serangga. Bahan-bahan yang digunakan adalah :

Daun papaya : 1 kg
Air: 10 liter
sabun colek 2 sendok
minyak kelapa 2 sendok
Cara pembuatan:

Pestisida alami dari daun pepaya (Carica papaya) dibuat dengan langkah-langkah sebagai berikut:

Siapkan daun papaya sebanyak kurang lebih 1 kg (sekitar 1 tas plastik besar atau 1 ember besar).
Tumbuk daun pepaya hingga halus.
Hasil tumbukan/rajangan direndam di dalam 10 liter air
Tambahkan 2 sendok makan minyak kelapa dan 2 sendok teh sabun colek.
Hasil campuran, didiamkan semalam.
Saring larutan hasil perendaman dengan kain halus.
Aplikasi:

Larutan hasil saringan dapat langsung diaplikasikan ke tanaman dengan cara menyemprotkan larutan ke tanaman.

 budidaya ikan lele:
Obat setres saat ikan sedang kepanasan atau saat ikan baru di beli dan di masukan dalam kolam pembenihan atau penebaran.
Obat agar ikan bisa lebih santai dan slow dalam kolam. Caranya rajang halus daun pepaya trus sdikit di remas-remas, kalau sdh layu/lecek tebarkan ke kolam buat pakan ikan lele.
Mengurangi sifat kanibalisme di antara sesama ikan lele. Caranya cincang lembut daun pepaya terus di beri sedikit tetes tebu/Molase lalu di aduk-aduk sampai rata, biarkan kurang lebih selama 15 menit, baru di kasihkan ke ikanya,
Pakan alami sebagai Penambah daya Imunitas pada Lele. Caranya bisa di rajang atau langsung di lempar ke kolam
Untuk sterilisasi air kolam dari penyakit. Caranya adalah ambil daun pepaya dan tangkainya secukupnya sesuai dengan luas kolam yang anda miliki, perbandinganya 1 gengggam untuk 1 mtr persegi, cincang/rajang daun pepaya kecil-kecil terus di tumbuk sampai halus trus di tebar ke kolam secara merata.
Sterilisasi Kolam Terpal agar ikan tidak banyak yang mati saat penebaran benih dan pembesaran juga pemeliharaan. Caranya ambil daun pepaya terus tumbuk sampai halus kemudian campur degan air dan semprotkan ke seluruh permukaan daripada terpal atau campur dgn air kemudian di aduk-aduk diamkan selama 15 menit terus di saring dan di semprotkan ke seluruh permukaan terpal baru, biarkan ramuan kering Kurang lebih 5 hari kemudian bersihkan kolam dari kotoran daun pepaya bilas sampai bersih, kemudian kolam diisi air.

Daun pepaya untuk meningkatkan kualitas telur unggas
Penelitian yang dilakukan WIDJASTUTI, (2009) terhadap ayam sentul umur 36 minggu dengan kandang cage dan ransum yang diberikan mempunyai kandungan protein 16 persen dan energi metabolis 2850 kkal/kg, melaporkan bahwa Pemberian daun tepung papaya (Carica papaya L.) sampai batas 10 persen dapat dimanfaatkan tanpa memberikan pengaruh negatif terhadap produksi telur dan kualitas telur (Bobot telur, Nilai Haugh Unit, Indeks Kuning Telur, Skor warna kuning telur dan Ketebalan kerabang), bahkan dapat meningkatkan warna kuning telur ayam Sentul.

Semangga untuk Pertanian (sumber Pupuk)

Kuliah Lagi Yuk Kalo ada yang mau dibahas inbox nanti tak cari referensi baik dalam negeri atau luar negeri.... sekarang yang Ringan saja mengenai SEMANGKA
Semangka - watermelon atau tembikai (Citrullus lanatus, suku ketimun-ketimunan atau Cucurbitaceae) adalah tanaman merambat yang berasal dari daerah setengah gurun di Afrika bagian selatan. Tanaman ini masih sekerabat dengan melon (Cucumis melo) dan ketimun (Cucumis sativus). Semangka biasa dipanen buahnya untuk dimakan segar atau dibuat jus. Biji semangka yang dikeringkan dan disangrai juga dapat dimakan isinya (kotiledon) sebagai kuaci.
Sebagaimana anggota suku ketimun-ketimunan lainnya, habitus tanaman ini merambat namun ia tidak dapat membentuk akar adventif dan tidak dapat memanjat. Jangkauan rambatan dapat mencapai belasan meter.
Tanaman ini cukup tahan akan kekeringan terutama apabila telah memasuki masa pembentukan buah.
Kandungan Gizi Semangka, mentah (bagian yang dapat dimakan) Nilai gizi per 100 g (3.5 oz)
Energi 127 kJ (30 kcal)
Karbohidrat 7,55 g
Gula 6.2 g
Diet serat 0,4 g
Lemak 0,15 g
Protein 0,61 g
Air 91,45 g
Vitamin A equiv. 28 mg (3%)
Thiamine (Vit. B1) 0,033 mg (3%)
Riboflavin (Vit. B2) 0,021 mg (1%)
Niacin (Vit. B3) 0,178 mg (1%)
Asam pantotenat (B5) 0,221 mg (4%)
Vitamin B6 0,045 mg (3%)
Folat (B9 Vit.) 3 mg (1%)
Vitamin C 8,1 mg (14%)
7 mg Kalsium (1%)
Besi 0,24 mg (2%)
Magnesium 10 mg (3%)
Fosfor 11 mg (2%)
Kalium 112 mg (2%)
Seng 0,10 mg (1%)
Sumber: USDA Nutrient database
jika dibuat POC biasanya kulitnya atau yang sudah busuk baik digunakan untuk MOL buah, dikarenakan kandungannya kebanyakan kalium.... fungsinya untuk generatif atau pase pembuahan....
Semangka merupakan merupakan salah stu bahan untuk Efektif Mikroorganisme.....

Kulit Pisang Jangan dibuang

Kuliah malam..... permintaan mas Azolla Blora .... kuliah ulangan kulit pisang
Kulit pisang mengandung air dalam jumlah besar yaitu mencapai 68,90 %, unsur kedua yg terkandung cukup besar dalam kulit pisang yaitu karbohidrat sebesar 18,50 %. Sisanya terdiri dari protein, zat besi dan unsur lainnya. Dibawah ini adalah komposisi lengkap unsur-unsur kimia dalam 100 g kulit pisang :
Zat Gizi Kadar
Air (g) 68.90
Karbohidrat (g) 18.50
Lemak (g) 2.11
Protein (g) 0.32
Kalsium (mg) 715
Fosfor (mg) 117
Zat Besi (mg) 1.60
Vitamin B (mg) 0.12
Vitamin C (mg) 17.50
Balai penelitian dan pengembangan Industri, Jatim Surabaya (1982)
Kulit buah pisang mengandung 15% Kaliun dan 12% Fosfor lebih banyak daripada daging buah. Keberadaan Kalium dan Fosfor yang cukup tinggi dapat dimanfaatkan menjadi pupuk. Pupuk kulit buah pisang adalah sumber potensial pupuk potasium dengan kadar K2O 46-57% basis kering. Selain mengandung Potasium dan Fosfor, kulit pisang juga mengandung Magnesium, Sulfur, dan sodium. Potasium adalah unsur hara mikro yang membantu pembentukan protein, karbohidrat, dan gula, serta membantu pengangkutan gula dari daun ke buah, memperkuat jaringan tanaman serta meningkatkan daya tahan terhadap penyakit.
Pupuk kulit pisang yang baik adalah pupuk kulit pisang yang dilengkapi dengan mikroorganisme pelarut pospat (bisa didapatkan di toko pertanian)karena tanaman tidak dapat menyerap pospat secara langsung dari media tanam. Pospat/Phosphorus oxide / phosphate sebagai unsur kimia dalam bentuk ikatan P2O5 tidak dapat diserap langsung tanaman melainkan akan diserap dalam bentuk ion PO4. Disinilah peran mikroorganisme pelarut pospat diperlukan.
Demikian pula dengan unsur kalium yang biasanya terdapat dalam bentuk ikatan K2O yang perlu diubah menjadi K+ oleh mikroorganisme. Sodium atau Natrium (Na) adalah unsur yang dapat ditemukan dalam garam dapur (NaCl), karena kemiripan Kalium dengan Natrium dalam hal mengatur rumah tangga air dalam tubuh tanaman sehingga proses fotosintesis dapat terus berlangsung.
1. Bentuk padat
Pembuatan pupuk organik dengan bahan kulit pisang dalam bentuk padat adalah sebagai berikut:
• Kulit pisang dipotong-potong atau dicacah dan dibasahi
• Kulit pisang yang telah dipotong-potong atau dicacah dicampurkan dengan bekatul atau dedak. Perbandingan campuran kulit pisang dan dedak atau bekatul adalah 20 : 1.
• ¼ kg gula pasir dicairkan dengan air sebanyak satu liter, kemudian kedalam larutan gula tersebut dimasukkan ¼ liter bakteri dan diaduk hingga rata.
• Larutan campuran gula + bakteri disiramkan ke campuran kulit pisang dan dedak atau bekatul, aduk hingga rata kemudian digundukkan atau ditumpuk hingga ketinggian 15-20 cm dan di tutup rapat.
• Dalam waktu 4-7 hari pupuk organik berbahan kulit pisang sudah siap digunakan.
2. Bentuk cair
Pembuatan pupuk organik dengan bahan kulit pisang dalam bentuk cair adalah sebagai berikut:
• Kulit pisang diblender atau di tumbuk hingga membentuk cairan. Setiap 10 kg kulit pisang dicampur 10 liter air.
• Cairan kulit pisang tersebut dicampur dengan larutan gula dan bakteri. Komposisi bakteri dan larutan gula seperti pada pembuatan pupuk organik dalam bentuk padat.
• Larutan tersebut direndam selama 3-4 hari. Setelah 3-4 hari pupuk organik cair siap digunakan. Setiap 1 liter pupuk organik kulit pisang cair dilarutkan dalam 10 liter air.
Kuliah malam..... permintaan mas Azolla Blora .... kuliah ulangan kulit pisang

Kulit pisang mengandung air dalam jumlah besar yaitu mencapai 68,90 %, unsur kedua yg terkandung cukup besar dalam kulit pisang yaitu karbohidrat sebesar 18,50 %. Sisanya terdiri dari protein, zat besi dan unsur lainnya. Dibawah ini adalah komposisi lengkap unsur-unsur kimia dalam 100 g kulit pisang : 

Zat Gizi Kadar
Air (g) 68.90
Karbohidrat (g) 18.50
Lemak (g) 2.11
Protein (g) 0.32
Kalsium (mg) 715
Fosfor (mg) 117
Zat Besi (mg) 1.60
Vitamin B (mg) 0.12
Vitamin C (mg) 17.50
Balai penelitian dan pengembangan Industri, Jatim Surabaya (1982)

Kulit buah pisang mengandung 15% Kaliun dan 12% Fosfor lebih banyak daripada daging buah. Keberadaan Kalium dan Fosfor yang cukup tinggi dapat dimanfaatkan menjadi pupuk. Pupuk kulit buah pisang adalah sumber potensial pupuk potasium dengan kadar K2O 46-57% basis kering. Selain mengandung Potasium dan Fosfor, kulit pisang juga mengandung Magnesium, Sulfur, dan sodium. Potasium adalah unsur hara mikro yang membantu pembentukan protein, karbohidrat, dan gula, serta membantu pengangkutan gula dari daun ke buah, memperkuat jaringan tanaman serta meningkatkan daya tahan terhadap penyakit.

Pupuk kulit pisang yang baik adalah pupuk kulit pisang yang dilengkapi dengan mikroorganisme pelarut pospat (bisa didapatkan di toko pertanian)karena tanaman tidak dapat menyerap pospat secara langsung dari media tanam. Pospat/Phosphorus oxide / phosphate sebagai unsur kimia dalam bentuk ikatan P2O5 tidak dapat diserap langsung tanaman melainkan akan diserap dalam bentuk ion PO4. Disinilah peran mikroorganisme pelarut pospat diperlukan.

Demikian pula dengan unsur kalium yang biasanya terdapat dalam bentuk ikatan K2O yang perlu diubah menjadi K+ oleh mikroorganisme. Sodium atau Natrium (Na) adalah unsur yang dapat ditemukan dalam garam dapur (NaCl), karena kemiripan Kalium dengan Natrium dalam hal mengatur rumah tangga air dalam tubuh tanaman sehingga proses fotosintesis dapat terus berlangsung.

1. Bentuk padat
Pembuatan pupuk organik dengan bahan kulit pisang dalam bentuk padat adalah sebagai berikut:
• Kulit pisang dipotong-potong atau dicacah dan dibasahi
• Kulit pisang yang telah dipotong-potong atau dicacah dicampurkan dengan bekatul atau dedak. Perbandingan campuran kulit pisang dan dedak atau bekatul adalah 20 : 1.
• ¼ kg gula pasir dicairkan dengan air sebanyak satu liter, kemudian kedalam larutan gula tersebut dimasukkan ¼ liter bakteri dan diaduk hingga rata.
• Larutan campuran gula + bakteri disiramkan ke campuran kulit pisang dan dedak atau bekatul, aduk hingga rata kemudian digundukkan atau ditumpuk hingga ketinggian 15-20 cm dan di tutup rapat.
• Dalam waktu 4-7 hari pupuk organik berbahan kulit pisang sudah siap digunakan.

2. Bentuk cair
Pembuatan pupuk organik dengan bahan kulit pisang dalam bentuk cair adalah sebagai berikut:
• Kulit pisang diblender atau di tumbuk hingga membentuk cairan. Setiap 10 kg kulit pisang dicampur 10 liter air.
• Cairan kulit pisang tersebut dicampur dengan larutan gula dan bakteri. Komposisi bakteri dan larutan gula seperti pada pembuatan pupuk organik dalam bentuk padat.
• Larutan tersebut direndam selama 3-4 hari. Setelah 3-4 hari pupuk organik cair siap digunakan. Setiap 1 liter pupuk organik kulit pisang cair dilarutkan dalam 10 liter air.

Air Leri Alias Air Beras

Kuliah Pagi permintaan Syahrir Alil mengenai Air Leri/Air Cucian Beras
Selain itu kulit ari juga mengandung vitamin, mineral, dan fitonutrien yang tinggi. Vitamin sangat berperan dalam proses pembentukan hormon dan berfungsi sebagai koenzim (komponen non-protein untuk mengaktifkan enzim).
Kandungan nutrisi yang ada pada air cucian beras di antaranya adalah karbohidrat berupa pati (85-90 persen), protein glutein, selulosa, hemiselulosa, gula dan vitamin yang tinggi. Selain itu, formulasi air cucian beras merupakan media alternatif pembawa P. fluorescens yang berperan dalam pengendalian patogen penyebab penyakit karat dan pemicu pertumbuhan tanaman (Yayu, 2011).
Bakteri Pseudomonas fluorescens adalah Bakteri P. fluorescens yang mampu mengklon dan beradaptasi dengan baik pada akar tanaman serta mampu untuk mensintesis metabolit yang mampu menghambat pertumbuhan dan aktivitas patogen atau memicu ketahanan sistemik dari tanaman terhadap penyakit tanaman.
Kandungan Air Bekas Cucian Beras Kandungan nutrisi inilah yang kemudian apabila air bekas cucian beras tersebut digunakan untuk menyiram tanaman, dapat berfungsi sebagai pupuk. Kandungan posfornya bisa memacu pertumbuhan akar , dan kandungan zat besinya bisa membantu pembentukan klorofil tanaman atau tumbuhan tersebut,sehingga tanaman kita menjadi lebih subur . Dengan demikian bisa dikatakan bahwa air leri bisa digunakan sebagai pupuk.
Kandungan air cuciab beras
"Air cucian beras memiliki kandungan nutrisi yang melimpah, dapat berfungsi sebagai
pengendali organisme pengganggu tanaman yang ramah lingkungan serta banyak
dijumpai di lingkungan sekitar,"
kandungannya meliputi:
80% vitamin B1,
70% vitamin B3 ,
90% vitamin B6,
50% mangan (Mn),
50% fosfor (P),
60% zat besi (Fe),
100% serat,
asam lemak esensial
Air Leri sebagai pestisida
Kata ‪#‎Om‬ Agus Basuki dicoba air cucian beras 1ltr, air kelapa 0,5ltr, gula merah 150gram, masukkan botol dan tutup rapat, setiap hari tutup dikendorkan, hari keempat bisa disemprotkan ke ulat tanpa campuran lg, 2-3hr kemudian si ulat biasanya akan mati. air cucian beras mengandung bacillus thringiensis sbg agen hayati musuh ulat.
Pak Husin Onk, Manajer PPA Darul Qur'an, pernah menyiramkan pada pohon jambu yang kena hama ulat.... wal hasilnya rontok ulatnya....

Ciplukan

Kuliah Siang hari.... mengenai Ciplukan....
Nama lokal : Morel berry (Inggris), Ciplukan (Indonesia), Ceplukan (Jawa), Cecendet (Sunda), Yor-yoran (Madura), Lapinonat (Seram), Angket, Kepok-kepokan, Keceplokan (Bali), Dedes (Sasak), Leletokan (Minahasa).
Senyawa-senyawa aktif yang terkandung dalam ciplukan antara lain saponin, flavonoid, polifenol, dan fisalin. Komposisi detail pada beberapa bagian tanaman, antara lain:
a. Herba : Fisalin B, Fisalin D, Fisalin F, Withangulatin A
b. Biji : 12-25% protein, 15-40% minyak lemak dengan komponen
utama asam palmitat dan asam stearat.
c. Akar : alkaloid
d. Daun : glikosida flavonoid (luteolin)
e. Tunas : flavonoid dan saponin
Tanaman ciplukan bersifat analgetik, peluruh air seni, menetralkan racun (detoxifies), mampu meredakan batuk, mengaktifkan fungsi kelenjar tubuh.
Sebagai Pestisida nabati
Ir Syaiful Asikin, Destika Cahyana SP, dan Ir Muhammad Thamrin, peneliti di Balai Penelitian Pertanian Lahan Rawa (Balittra), Banjarbaru, Kalimantan Selatan.
menggunakan ekstrak daun Ciplukan mengungkapkan kematian 50 % ulat grayak.
pengekstrakan akar juga disinyalir dapat mengatasi cacing.
Sebagai Pupuk hijauan
batang serta daunnya kaya akan N...
sedangkan buahnya juga mengandung hormon sitokinin dan giberin...
Kuliah Siang hari.... mengenai Ciplukan....

Nama lokal : Morel berry (Inggris), Ciplukan (Indonesia), Ceplukan (Jawa), Cecendet (Sunda), Yor-yoran (Madura), Lapinonat (Seram), Angket, Kepok-kepokan, Keceplokan (Bali), Dedes (Sasak), Leletokan (Minahasa).

Senyawa-senyawa aktif yang terkandung dalam ciplukan antara lain saponin, flavonoid, polifenol, dan fisalin. Komposisi detail pada beberapa bagian tanaman, antara lain:
a. Herba : Fisalin B, Fisalin D, Fisalin F, Withangulatin A
b. Biji : 12-25% protein, 15-40% minyak lemak dengan komponen 
                  utama asam palmitat dan asam stearat.
c. Akar : alkaloid
d. Daun : glikosida flavonoid (luteolin)
e. Tunas : flavonoid dan saponin

Tanaman ciplukan bersifat analgetik, peluruh air seni, menetralkan racun (detoxifies), mampu meredakan batuk, mengaktifkan fungsi kelenjar tubuh.

Sebagai Pestisida nabati
Ir Syaiful Asikin, Destika Cahyana SP, dan Ir Muhammad Thamrin, peneliti di Balai Penelitian Pertanian Lahan Rawa (Balittra), Banjarbaru, Kalimantan Selatan.
menggunakan ekstrak daun Ciplukan  mengungkapkan kematian 50 % ulat grayak.
pengekstrakan akar juga disinyalir dapat mengatasi cacing.

Sebagai Pupuk hijauan
batang serta daunnya kaya akan N...
sedangkan buahnya juga mengandung hormon sitokinin dan giberin...

Daun Bambu (EMB)

Kuliah Sore .... Mengenai Daun Bambu.... yang baik untuk jantung....
EFFECTIVE MICROORGANISM BAMBOO (EMB) SEBAGAI DEKOMPOSER dan ZPT, PUPUK ORGANIK ALTERNATIF
Penelitian menunjukkan, daun bambu mengandung banyak zat aktif, yakni flavonoid, polisakarida, klorofil, asam amino, vitamin, mikroelemen, dan sebagainya, sehingga baik untuk menurunkan lemak darah dan kolesterol. Juga bisa menurunkan oksidasi antioksidan atau radikal bebas, sebagai bahan antipenuaan, serta mampu menjaga stamina dan mencegah penyakit kardiovaskular.
Muliadi Lim OMD-oriental medical doctor dari Shanghai TC University mengungkapkan, kandungan flavonoid daun bambu memiliki efek positif pada kemoterapi terhadap sumsum tulang dan imunitas tubuh, bisa memperbaiki aliran mikrovaskular bagi penderita jantung, fungsi trombosit, dan peredaran darah di otot jantung.
Mikroorganisme pada serasah daun bambu dapat dikembangkan sebagai biodekomposer dari sampah organik. Mikroorganisme tersebut adalah Saccharomyces cerrevisiae dan Lactobacillus sp serta Aspergillus sp. Mikroorganisme tersebut mempunyai keunggulan masing-masing dalam mengurai sampah organik maupun perannya untuk menyuburkan tanah. keunggulan dari mikroorganisme ini adalah:
1.Bakteri Asam Laktat (Lactobacillus sp)
a. Menghasilkan asam laktat dari gula
b. Menekan pertumbuhan jamur yang merugikan, seperti Fusariumsp.
c. Mempercepat penguraian bahan-bahan organik.
2.Saccharomyces cerrevisiae
a. Membentuk zat anti bakteri
b. Meningkatkan jumlah sel akar dan perkembangan akar.
3.Jamur Fermentasi (Aspergillus sp)
a. Menguraikan bahan organik (selulosa, karbohidrat) dan mengubahnya menjadi alkohol, ester, dan antimikroba.
b. Dapat menghilangkan bau.
Sedangkang yang lainnya mengungkapkan kandungan daun bambu Chaetomium globosum, Aspergillus sp., Paecilomyces sp., dan Mortierella sp. Cendawan endofit Paecilomyces sp. mampu menekan kejadian penyakit akar gada 18,75% dan meningkatkan pertumbuhan tanaman.
BAHAN :
1. Kapang yang terdapat pada tumpukan daun Bamboo yang sudan melapuk.
2. Nasi
3. Gula Merah
4. Air
LANGKAH KERJA :
1. Mikroorganisme diperoleh berasal dari daun bambu yang mempunyai mikroorganisme yang cukup banyak.
2. Daun bambu yang mengandung mikroorganisme tersebut dimasukan ke dalam ember atau kotak kayu, diisi daun bambo separuh dari volume ember/kotak.
3. Nasi hangat dikepak beberapa bulatan dan diletakan pada daun bambu yang berada dalam ember/kotak kayu agar mikroorganisme yang berada di daun bambu tersebut dapat pindah ke kepalan nasi.
4. Kepalan nasi berada di dalam ember/kotak selama 3 hari, diletakan pada tempat yang gelap dan selalu ditutup rapat agar tidak terkontaminasi mikroorganisme dari luar.
5. Setelah 3 hari buka kotak yang berisi nasi, kemudian ambil kepalan nasi tersebut jika terdapat benang putih menempel pada permukaan nasi, itu adalah kapang, tetapi bila terdapat warna kuning / oranye itu adalah bakteri, dan ini harus di buang.
6. Masukkan nasi yang sudah ditempeli oleh kapang kedalam wadah / toples kaca, masing-masing toples di isi satu kepalan nasi dan tiap toples di beri gula merah sebanyak 35 gram, lalu tambahkan air sampai i nasi tertutupi skitar 200 ml air, kemudian tutup rapat dan letakan di tempat yang teduh dan tidak terkena sinar matahari langsung , biarkan selam 4 hari
7. Setelah 4 hari tutup wadah / toples dibuka secara perlahan, terdapat banyak buih – buih atau gelembung – gelembung serta berbau alkhol itu tandanya sudah jadi
8. Saringlah larutan EMB yang sudah, masukan kedalam botol dengan mengunakan corong plastik dan simpan di tempat yang teduh dan kering.
9. Tambahkan gula merah kedalam larutan secukupnya agar aspergillus tetap hidup.
Kuliah Sore .... Mengenai Daun Bambu.... yang baik untuk jantung....

EFFECTIVE MICROORGANISM BAMBOO (EMB) SEBAGAI DEKOMPOSER dan ZPT, PUPUK ORGANIK ALTERNATIF

Penelitian menunjukkan, daun bambu mengandung banyak zat aktif, yakni flavonoid, polisakarida, klorofil, asam amino, vitamin, mikroelemen, dan sebagainya, sehingga baik untuk menurunkan lemak darah dan kolesterol. Juga bisa menurunkan oksidasi antioksidan atau radikal bebas, sebagai bahan antipenuaan, serta mampu menjaga stamina dan mencegah penyakit kardiovaskular. 

Muliadi Lim OMD-oriental medical doctor dari Shanghai TC University mengungkapkan, kandungan flavonoid daun bambu memiliki efek positif pada kemoterapi terhadap sumsum tulang dan imunitas tubuh, bisa memperbaiki aliran mikrovaskular bagi penderita jantung, fungsi trombosit, dan peredaran darah di otot jantung.   

Mikroorganisme pada serasah daun bambu dapat dikembangkan sebagai biodekomposer dari sampah organik. Mikroorganisme tersebut adalah Saccharomyces cerrevisiae dan Lactobacillus sp serta Aspergillus sp. Mikroorganisme tersebut mempunyai keunggulan masing-masing dalam mengurai sampah organik maupun perannya untuk menyuburkan tanah. keunggulan dari mikroorganisme ini adalah:
1.Bakteri Asam Laktat (Lactobacillus sp)
a.    Menghasilkan asam laktat dari gula
b.    Menekan pertumbuhan jamur yang merugikan, seperti Fusariumsp.
c.    Mempercepat penguraian bahan-bahan organik.
2.Saccharomyces cerrevisiae
a.    Membentuk zat anti bakteri
b.    Meningkatkan jumlah sel akar dan perkembangan akar.
3.Jamur Fermentasi (Aspergillus sp)
a.       Menguraikan bahan organik (selulosa, karbohidrat) dan mengubahnya menjadi alkohol, ester, dan antimikroba.
b.      Dapat menghilangkan bau.

Sedangkang yang lainnya mengungkapkan kandungan daun bambu Chaetomium globosum, Aspergillus sp., Paecilomyces sp., dan Mortierella sp. Cendawan endofit Paecilomyces sp. mampu menekan kejadian penyakit akar gada 18,75% dan meningkatkan pertumbuhan tanaman.

BAHAN  :
1.      Kapang yang terdapat pada tumpukan daun Bamboo yang sudan melapuk.
2.       Nasi
3.       Gula Merah
4.       Air
LANGKAH KERJA :
1.      Mikroorganisme diperoleh berasal dari daun bambu yang mempunyai mikroorganisme yang cukup banyak.
2.       Daun bambu yang mengandung mikroorganisme tersebut dimasukan ke dalam ember atau kotak kayu,  diisi daun bambo separuh dari volume ember/kotak.
3.      Nasi hangat dikepak beberapa bulatan dan diletakan pada daun bambu yang berada dalam ember/kotak kayu agar mikroorganisme yang berada di daun bambu  tersebut dapat pindah ke kepalan nasi.
4.      Kepalan nasi berada di dalam ember/kotak selama 3 hari, diletakan pada tempat yang gelap dan selalu ditutup rapat agar tidak terkontaminasi mikroorganisme dari luar.
5.      Setelah 3 hari buka kotak yang berisi nasi, kemudian ambil kepalan nasi tersebut jika terdapat benang  putih menempel pada permukaan nasi, itu adalah kapang, tetapi bila terdapat warna kuning / oranye  itu adalah bakteri, dan ini harus di buang.
6.      Masukkan nasi yang sudah ditempeli oleh kapang kedalam wadah / toples kaca, masing-masing toples di isi satu kepalan nasi dan tiap toples di beri gula merah sebanyak 35 gram, lalu  tambahkan air sampai i nasi tertutupi skitar  200 ml air, kemudian  tutup rapat dan letakan di tempat yang teduh dan tidak terkena sinar matahari langsung , biarkan  selam 4 hari
7.      Setelah 4 hari tutup wadah / toples dibuka secara perlahan,  terdapat banyak buih – buih atau gelembung – gelembung serta berbau alkhol  itu tandanya sudah jadi
8.      Saringlah larutan EMB yang sudah, masukan kedalam botol dengan mengunakan corong plastik dan simpan di tempat yang teduh dan kering.
9.      Tambahkan gula merah kedalam larutan secukupnya agar aspergillus tetap hidup.

Seruni oh Seruni

dibandingkan kirinyu. Sawi yang dipupuk dengan pupuk organik tusuk konde pada dosis 23 ton/ha hasilnya lebih baik dibandingkan dengan jika dipupuk dengan ureadengan kandungan setara N yang sama atau 160 kg/ha. Dibandingkan pupuk urea,pupuk organik tusuk konde dapat meningkatkan jumlah daun 81,74% dan panjangtajuk 29,80%. Bobot segar dan bobot kering tajuk masing-masing naik 3 dan 1,6 kalilipat serta bobot segar dan bobot kering akar berturut-turut naik 3,1 dan 2,7 kali lipat.
3. Pemberian pupuk organik tusuk konde dan kirinyu berpengaruh terhadap jumlah daun, panjang tajuk, bobot segar tajuk, bobot kering tajuk, dan bobotsegar akar. Tetapi tidak berpengaruh terhadap tingkat kehijauan daun dan bobot kering akar.

Istilah Pupuk

Kuliah Istilah aneh..... dalam pupuk
Indigenous Microorganisme atau Bakteri Indigen (IMO), merupakan makhluk renik yang terdapat dan telah hidup di suatu wilayah selama beberapa waktu. IMO sangat berguna bagi pertanian karena sangat kuat dan efektif.
MOL (Mikroorganisme) Lokal adalah cairan yang terbuat dari bahan-bahan alami yang disukai sebagai media hidup dan berkembangnya mikro organisme yang berguna untuk mempercepat penghancuran bahan-bahan organik atau sebagai dekomposer dan sebagai aktivator/ atau tambahan Nutrisi bagi tumbuhan yang disengaja dikembangkan dari mikro organisme yang berada di tempat tersebut.
Lactic Acid Bacteria (LAB) dan Bifido adalah probiotik adalah mikroorganisme hidup dianggap sehat bagi organisme tuan rumah. Menurut definisi saat ini diadopsi oleh FAO / WHO, probiotik adalah: "mikroorganisme Live yang bila diberikan dalam jumlah yang cukup memberikan manfaat kesehatan pada host".
Efektif Migroorganisme (EM), merupakan kultur campuran berbagai jenis mikroorganisme yang bermanfaat (bakteri fotosintetik, bakteri asam laktat, ragi, aktinomisetes dan jamur peragian) yang dapat dimanfaatkan sebagai inokulan untuk meningkatkan keragaman mikrobia tanah. Pemanfaatan EM dapat memperbaiki kesuburan dan produktivitas tanah yang selanjutnya memperbaiki pertumbuhan dan hasil tanaman.
mikro organisme sellulotik (MOS) digunakan untuk mempercepat proses pengomposan. Mekanisme perombakan sellulosa oleh berbagai mikroorganisme tergantung pada keadaan organisme dan kondisi bahan yang dikompos.
Zat Perangsang Tumbuh (ZPT), adalah bahan kimia yang dapat memberi pengaruh menghentikan, mempercepat atau merubah proses pertumbuhan tanaman.
Pestisida adalah substansi kimia dan bahan lain serta jasad renik dan virus yang digunakan untuk mengendalikan berbagai hama. Pestisida nabati adalah pestisida yang bahan dasarnya berasal dari tanaman atau tumbuhan yang sebenarnya yang ada di sekitar kita.
Hormon tumbuhan, atau fitohormon, adalah sekumpulan senyawa organik bukan hara (nutrien), baik yang terbentuk secara alami maupun dibuat oleh manusia, yang dalam kadar sangat kecil mampu mendorong, menghambat, atau mengubah pertumbuhan, perkembangan, dan pergerakan (taksis) tumbuhan[1]. "Kadar kecil" yang dimaksud berada pada kisaran satu milimol per liter sampai satu mikromol per liter.
Bokashi adalah sebuah metode pengomposan yang dapat menggunakan starter aerobik maupun anaerobik untuk mengkomposkan bahan organik, yang biasanya berupa campuran molasses, air, starter mikroorganisme, dan sekam padi.
Pupuk kompos aerob dibuat melalui proses biokimia yang melibatkan oksigen. pupuk an-aerob tidak melibatkan oksigen.
Pupuk organik cair (POC) dan Pupuk organik Padat (POP)
Fermented Fruit Juice (FFJ) Yaitu kegiatan fermentasi buah untuk diambil ekstrak enzim, vitamin yang akan diterapkan dan diberikan kedalam tanaman dan hewan. Kekuatan enzim yang berasal dari buah yang digunakan untuk revitalisasi tidak hanya untuk tanaman dan hewan namun untuk manusia.
Fermented Plant Juice, Fermentasi sari tanaman (FPJ) adalah ekstrak fermentasi enzim dan klorofil. Gula merah digunakan untuk mengekstrak esensi melalui tekanan osmotik. Oleh karena itu, FPJ adalah larutan enzim yang kaya penuh bakteri.
Oriental Herbal Nutrien, OHN merupakan faktor penting dalam pertanian alami. OHN dibuat dari tanaman-tanaman yang populer bisa mengobati (herbal medicine) seperti akar manis, kayu manis, bawang putih, jahe dll yang difermentasi, bukan direbus, untuk membantu pertumbuhan tanaman.
Fish Amino Acid, Asam amino ikan merupakan cairan yang dibuat dari limbah ikan yang mengandung banyak nutrisi dan berbagai asam amino. FAA bisa diserap langsung oleh tanaman dan merangsang aktifitas mikroorganisme.

tekni gunukan kompos palawija.

punya hutang Kuliahan.... tekni gunukan kompos palawija.... hasil wawancara... dari petani.... emang tidak asing karena merupakan ilmu orang tua kita jaman dahulu.
terkadang gulma/perdu/siuh merupakan hama bagi sebagian petani... hali itu juga kejadian kebakaran hutan yang hebat saat bualan maret menjadi bahaya bagi mereka dikota....
ternyata rumput liar, babadotan, dan sebagainya yang tumbuh nakal, sebenarnya mempunyai fungsinya. contoh lumut dan pakukan (merupakan tanaman perintis) yang bisa melapukan batu atau tanah cadas. juga tusuk konde dan kipahit yang membiuat tanah yang tanduk kembali subur. dalam istilah Biologi adalah suksesi....
teknik menanam palawija dikompos, baru saya ketahui saat melihat teknik2 petani cianjur dan kakek saya yang dibandung.... jerami yang melimpah tidak dibakar semua hanya menyisakan 1/2 sampai 3/4 jumlah jerami yang ada dilahan.
Cara pengomposan alami
jadi, tanaman gulma, pisang (harus di cacah dulu) semuanya di sebar dilahan dicampur dengan pupuk kandang.... lalalu di bajak untuk khasus pertanian padi. pada palawija ditumpuk secara memanjang dengan porposi hijauan dan jerami yang sama, lalu dicampurkan dengan pupuk kandang, kapur, serta arang/abu jerami (abu jerami sawah orang bagus... hi...hi...). lalu tutup dengan tanah membentuk galengan atau seperti pematang...biarkan 2-3 hari. lalu siap ditanami... teknik kekek saya selalu dalam lubang benih, benih lalu arang daun bambu dan daun kering.
pemupukan seperti yang dilakukan kebanyakan petani.... tapi khasus dicianjur hanya menggunakan pupuk 3000 (ada dalam file) dikocor/semprot bagian bawah seminggu sekali
walhasil palawija 200 m2 tumpang sari antara tomat dan jagung menghasilkan 750 kg untuk tomat dan 300 kg jagung... modal sangat murah... buahnya berkualitas....
pada khasus padi 200 m2 menghasilkan 350 kg.
kasus yang lain banyak yang meningkat 50 persen sampai 100 persen...
bagaimana dengan pengalamanmu ? semoga bermanfaat...
punya hutang Kuliahan.... tekni gunukan kompos palawija.... hasil wawancara... dari petani.... emang tidak asing karena merupakan ilmu orang tua kita jaman dahulu.

terkadang gulma/perdu/siuh merupakan hama bagi sebagian petani... hali itu juga kejadian kebakaran hutan yang hebat saat bualan maret menjadi bahaya bagi mereka dikota.... 

ternyata rumput liar, babadotan, dan sebagainya yang tumbuh nakal, sebenarnya mempunyai fungsinya. contoh lumut dan pakukan (merupakan tanaman perintis) yang bisa melapukan batu atau tanah cadas. juga tusuk konde dan kipahit yang membiuat tanah yang tanduk kembali subur. dalam istilah Biologi adalah suksesi....

teknik menanam palawija dikompos, baru saya ketahui saat melihat teknik2 petani cianjur dan kakek saya yang dibandung.... jerami yang melimpah tidak dibakar semua hanya menyisakan 1/2 sampai 3/4 jumlah jerami yang ada dilahan. 

Cara pengomposan alami
jadi, tanaman gulma, pisang (harus di cacah dulu) semuanya di sebar dilahan dicampur dengan pupuk kandang.... lalalu di bajak untuk khasus pertanian padi. pada palawija ditumpuk secara memanjang dengan porposi hijauan dan jerami yang sama, lalu dicampurkan dengan pupuk kandang, kapur, serta arang/abu jerami (abu jerami sawah orang bagus... hi...hi...). lalu  tutup dengan tanah membentuk galengan atau seperti pematang...biarkan 2-3 hari. lalu siap ditanami... teknik kekek saya selalu dalam lubang benih, benih lalu arang daun bambu dan daun kering. 

pemupukan seperti yang dilakukan kebanyakan petani.... tapi khasus dicianjur hanya menggunakan pupuk 3000 (ada dalam file) dikocor/semprot bagian bawah seminggu sekali

walhasil palawija 200 m2 tumpang sari antara tomat dan jagung menghasilkan 750 kg untuk tomat dan 300 kg jagung... modal sangat murah... buahnya berkualitas....

kasus yang lain banyak yang meningkat 50 persen sampai 100 persen... 
bagaimana dengan pengalamanmu ? semoga bermanfaat...

Senin, 14 April 2014

Pohon Ketapang

  • Manfaat apa, yg ada di biji dan daun ketapang.
    Apakh bisa di buat pestisida organik.


  • Pohon ini dikenal menghasilkan suatu racun pada daun-daunnya untuk mempertahankan dirinya terhadap serangga parasit. Daun-daun yang mengeringkan jatuh masuk ke sungai akan menimbulkan warna coklat kuat. Larutan ini penuh dengan asam organik seperti humic dan tannin.
  • Sani Hipoci Cianjur Ketapang yang mengering dapat melepaskan asam organik seperti humic dan tannin, yang dapat menurunkan pH air, dan menyerap bahan-kimia berbahaya dan memberikan kondisi air yang nyaman bagi ikan.
  • Sani Hipoci Cianjur Asam humic, adalah suatu campuran yang komplek pembusukan sebagian bahan-bahan organik. Asam humic dari air tawar berasal dari beberapa sumber, terbanyak datang dari tanah hasil pembusukan tanaman. Zat ini terbawa air masuk ke sungai dan danau dan berubah sepanjang perjalanannya hingga ke laut. Asam Humic mengandung belerang, fosfor dan nitrogen serta bermacam-macam zat lain seperti Ca, Mg, Cu, Zn dan lain lain. Asam humic dapat dipecah ke dalam dua kelompok berdasar pada ukuran dan polaritas masing-masing komponennya. Pecahan yang lebih kecil yang lebih polar dinamakan asam fulvic dan yang lebih besar yang bukan polar biasanya disebut asam humic. Asam humic adalah hasil akhir pembusukan bangkai binatang maupun tumbuh-tumbuhan yang sangat berperan penting dalam kesuburan tanah.
  • Sani Hipoci Cianjur Secara umum, pemberian daun ketapang pada kolam dapat menurunkan PH air. Namun jika terlalu banyak pemberian daun ketapang kering kedalam air dapat membuat pH semakin rendah. Maka sesuaikanlah pemakaian ketapang kering agar memberikan efek yang optimal kepada ikan.

Membuat POT.... dari Sampah.... styrofoam

Kuliah Hari Ini.... Membuat POT.... dari Sampah.... styrofoam
Beberapa keuntungan yang didapat :
Limbah styrofoam akan terpakai sehingga tidak mencemari lingkungan.
Menggunakan styrofoam bisa mengurangi pemakaian pasir.
Pot yang dibuat dari styrofoam bobotnya lebih ringan sehingga mudah sipindah-pindahkan.
Cara pembuatan:
Styrofoam bekas diparut hingga menjadi serbuk-serbuk halus
Campurkan serbuk styrofoam tadi dengan pasir dan semen dengan perbandingan styrofoam:pasir:semen= 5:3:2 (perbandingan bisa menggunakan gelas)
Tambahkan air pada campuran diatas kira-kira sebanyak 1 gelas takaran (jangan terlalu banyak memberi air karena akan membuat adonan menjadi encer dan sulit dibentuk).
Ambil pot plastik, lumuri pemukaan dalamnya dengan minyak goreng bekas atau minyak tanah (tujuan pelumuran ini untuk mencegah adonan styrofoam menempel pada permukaan pot).
Setelah dilumuri saatnya membentuk adonan menjadi pot ( untuk pemadatannya bisa dengan cara ditekan-tekan dengan menggunakan tangan). Lakukan terus proses ini hingga seluruh permukaan dipenuhi adonan (setebal 1,5-2 cm)
Diamkan “calon” pot selama minimal 1 hari 1 malam ditempat yang tidak terkena matahari langsung karena bisa retak . Setelah kering pot bisa dikeluarkan dari cetakan.
Gambar dari http://anggied91.wordpress.com/2010/11/18/memanfaatkan-styrofoam-menjadi-pot-bunga/