Laman

Selasa, 06 November 2012

Foto HIPOCI kegiatan


Pembuatan PGPR ( Plant Growth Promoting Rhizobacter )

PEMBUATAN PGPR
PGPR merupakan pupuk organik yang memanfaatkan kerja dari bakteri perakaran. Dimana PGPR ini dimaksudnya sebagai pupuk untuk merangsang pembentukan akar tanaman terutama pada fase vegetative dan pembenihan. PGPR ini mengambil bakteri perakaran dari simbiosis akar dengan bakteri.
Bahan – bahan yang dapat digunakan dalam pembuatan PGPR :
1.    Akar bambu, akar ini banyak mengandung bakteri PF ( Pseudomonas Flouren ), dimana bakteri ini bisa meningkatkan kelarutan P dalam tanah.
2.     Akar Kacang, di akar kacang ada simbiosis dari bakteri Ryzobium dengan bintil – bintil akar kacang yang berfungsi untuk meningkatkan kelarutan N dalam tanah.
3.     Akar Rumput Gajah / Jagung, akar ini bisa bersimbiosis dengan jamur Mikoriza yang bisa meningkatkan unsure mikro tanah yaitu Mg, Cu, Mn, Fe dll.
Proses pembuatan PGPR
1.    Proses penginokulasian bakteri
Bahan A
-       Akar dibersihkan dan dipotong kecil – kecil, kemudian direndam dengan tetes 250ml + air 2 liter biarkan selama 3 hari.
2.    Proses pembuatan Nutrisi untuk bakteri dan fermentasi
Bahan B
-       Bahan – bahannya adalah : Tetes 1 liter, dedak 1 Kg, terasi 0,5gr, semua bahan tersebut dimasak, setelah dingin campur dengan 1 liter air leri ( air cucian beras )
3.    Proses pencampuran inokulasi dengan makanan
-      Bahan A dicampur dengan bahan B dalam kondisi dingin.
-      Kemudian disaring dan dimasukkan dalam jurigen 30 liter.
-        Larytan dalam jurigen difermentasi selama 1 minggu, tiap 2 hari sekali dibuka dan di aduk.
PGPR yang sudah jadi member aroma khas akar segar. Dilakukan penyemprotan PGPR pada tanaman umur 7 HST, 25 HST yang memberikan dampak akar padi lebih kuat dan berserabut, di banding dengan yang tidak menggunakan PGPR. Dan lebih tahan terhadap serangan jamur dan bakteri di musim hujan ini.

Rebung Sebagai Sumber Pupuk Organik


Rebung sebagai sumber pupuk organik
Bambu adalah evergreen abadi kayu dalam keluarga rumput. Ini adalah tercepat, eco-friendly rumput di bumi. Terus-menerus menghasilkan pertumbuhan baru dan tunas baru, bambu yang tumbuh pada tingkat yang berkisar up dua hingga empat kaki per hari. Ada lebih dari 70 genera bambu diklasifikasikan dan dibagi menjadi sekitar 1.000 spesies. Bambu tumbuh di iklim yang beragam, mulai dari pegunungan yang dingin wilayah tropis. Daerah besar hanya dengan bambu asli tidak termasuk Eropa dan Antartika.
Irisan rebung “Memotong tip” adalah hak cipta oleh pengguna Flickr: aerodrom (aerodrom Ito) di bawah Creative Commons Attribution license.
Jenis Bambu tumbuh tanpa menggunakan bahan kimia atau pupuk, 100 persen biodegradable, dan di samping digunakan sebagai pupuk organik, menawarkan berbagai manfaat lingkungan.
Rebung yang baru bambu culms (atau pertumbuhan tanaman) yang keluar dari tanah. Rebung dimakan, digunakan dalam berbagai masakan Asia dan kaldu, dan tersedia di supermarket dalam berbagai bentuk irisan, dalam versi yang segar dan kaleng.
Fakta Hoshi Lab di Universitas Tokai di Jepang melakukan penelitian yang menggunakan bambu arang dalam tanah untuk teh dan bayam. Setelah 3 tahun percobaan ini, arang bambu disimpan pH tanah dalam kisaran yang cocok untuk pertumbuhan pohon teh. Tinggi dan volume pohon teh dalam plot itu, rata-rata, 20 persen dan 40 persen lebih besar dari kontrol negatif. Plot yang terbaik pertumbuhan pohon teh telah diperlakukan dengan 100 g hancur Arang bambu (ukuran partikel sekitar 5 milimeter) per meter persegi per tahun. Meskipun pupuk organik yang mengandung rebung tidak commerically diproduksi, arang bambu dijual oleh Master Garden produk.
Fitur Bambu memiliki properti antibacterial yang hama dan patogen tidak suka; oleh karena itu, bambu tidak memerlukan penggunaan pestisida. Unsur-unsur antibakteri dan antijamur bambu mencegah dan mengurangi wabah penyakit tanaman dan pohon. Menggabungkan rebung ke tanah pohon atau tanaman untuk mempromosikan penyakit perlawanan. Untuk iklim dingin pertahanan, menggabungkan rebung dengan pupuk untuk membantu dengan perlindungan selama bulan-bulan musim dingin. Rebung adalah sumber potasium yang diperlukan untuk pertumbuhan tanaman. Kalium mempromosikan sistem akar yang sehat, kuat pertumbuhan dan air retensi.
Fungsi rebung pupuk terutama terdiri dari rebung dan nitrogen. Pupuk organik ini menyebar ke seluruh wilayah tanam dan benar-benar terintegrasi ke dalam tanah. Menggunakan bambu sebagai pupuk akan membantu mempertahankan lebih banyak air tanah, membuat lebih oksigen dan kimiawi seimbang tanah. Tumbuh bambu di wilayah sebenarnya yang membutuhkan pupuk aplikasi atau memotong-motong rebung dan ringan tersebar di seluruh wilayah. Tanah yang diperbaiki oleh bambu tingkat produksi gas dan sirkulasi. Bambu menyerap dua pertiga lebih karbon dioksida dari atmosfer dan menghasilkan 35 persen lebih banyak oksigen daripada sebagian besar pohon. Sistem akar membantu untuk mencegah erosi tanah dan meningkatkan tanah dengan menghilangkan kelebihan nitrogen.
Peringatan Hindari penanaman bambu dalam 50 meter dari tanaman atau semak-semak. Bambu adalah pengumpan kelaparan yang dapat dengan cepat menguras tanah kelembaban. Menyediakan ini banyak ruang akan masih memungkinkan tanaman untuk menerima bambu yang pemupukan manfaat tanpa kehilangan nutrisi yang.http://pupukorganikterbaik.com/rebung-sebagai-sumber-pupuk-organik/

Bambu Akar


Kita coba pelajari bersama-sama salah satu bahan organik yang ada dalam tanaman bambu ini yang perlu kita maanfaatkan. Tanaman bambu sangat banyak kegunaanya dari atas samapai bawah, batang dapat digunakan sebagai bahan tiang penyangga, kulitnya dapat digunakan sebagai anyaman bambu, daunya bisa digunakan sebagai bahan bakar perapian. Pada kesempatan kali ini kita akan mempelajari akar pada tanaman bambu 
Mengapa akar bambu bisa dijadikan sebagai PUPUK ? coba kita sama-sama mengamati apakah pembaca pernah melihat ada yang memupuk tanaman bambu, hayo coba diingat-ingat. Tanpa perlu saya jawab pembaca sudah tau jawabanya, pada akar bambu terdapat bakteri yang bernaung disekitar akar bambu dan ini juga yang menyebabkan mengapa akar bambu tidak dipupuk tapi tumbuh dengan lebatnya. Kita cari tau apakah ada bakteri dalam akar bambu, mari kita test bersama-sama. Ikuti langkahanya siapkan air yang sudah dimasak dan telah dingin, ambil 2 gengam akar bambu masukkan kedalam air dan rendamlah 3-4 hari serta ditutup rapat. Apa yang terjadi, apabila kita lihat ada hewan putih menggambang diatas air itulah bakteri yang akan kita manfaatkan sebagai bahan/biang pembaut pupuk cair organik. Selanjutnya siapkan alat dan bahan pembuatnya :
1. 500 gr gula pasir
2. 200 gr trasi
3. 1 kg dedak halus/bekatul
4. Penyedap rasa secukupnya
5. 10 lt air
6. Jeligen 10 liter
Selanjutnya rebus bahan 1 s/d 4 sampai mendidih dengan air 10 liter selama 15-20 menit. Setelah dingin campurkan dengan air dari rendaman akar bambu yang telah kita buat kemudian tuangkan ke dalam jerigen dan tutup rapat (jangan sekali-kali mencampurkan air rendaman akar bambu yang sudah jadi dicampur dengan air yang masih panas, bakteri dari akar bambu bisa mati). Tiap 2 hari sekali diaduk/dikocok setelah 15 hari pupuk dari akar bambu siap digunakan.
Cara penggunaanya apabila akan disemprotkan saringlah terlebih dahulu sedangkan untuk dikocor bisa langsung digunakan. Dosis penggunaan 1 gelas aqua untuk 1 tangki kapasitas 14 liter. Jangka waktu penyemprotan tiap dua minggu sekali. Berani mencoba, harus karena pupuk ini aman dan ramah lingkungan, sekian dan selamat mencoba.
( By Yusuf B THL-TBPP Kecamatan Kalibagor Kabupaten Banyumas )

Perangsang akar



Bahan-bahan untuk membuat pupuk cair perangsang akar, adalah :
1. bonggol pisang/rebung bambu  10 kg
2. air leri    2 liter
3. air kelapa  2 liter
4. tetes tebu/gula/berenuk/maja  20% dari total bahan
Cara Pembuatan :
Bonggol pisang (Ambil pisang yang belum berbuah)/rebung bambu muda di tumbuk sampai halus kemudian campurkan air kelapa, air leri dan tetes tebu di aduk sampai rata.
Masukkan campuran tadi ke dalam derigen (system aerob) pada tutup botol di beri lobang untuk memasukkan selang sebagai proses aerobnya. Ujung selang yang satu masuk pada derigen yang berisi pupuk cair dan satu ujungnya masuk ke botol yang berisi air.
Proses di biarkan selama 2 minggu.
Ciri-ciri pupuk cair jadi yaitu : bau pupuk cair mendekati bau tape, atau agak kecut, bukan bau yang kurang sedap. Jika yang muncul bau kurang sedap berarti ada proses yang bocor pada saat pembuatan.
Manfaat dan Fungsi air kelapa :
Selain kaya mineral, air kelapa juga mengandung gula antara 1,7 sampai 2,6 % dan protein 0,07 hingga 0,55 %. Mineral lainnya antara lain natrium (Na), kalsium (Ca), magnesium (Mg), ferum (Fe), cuprum (Cu), fosfor (P) dan sulfur (S). Disamping kaya mineral, air kelapa juga mengandung berbagai macam vitamin seperti asam sitrat, asam nikotinat, asam pantotenal, asam folat, niacin, riboflavin, dan thiamin. Terdapat pula 2 hormon alami yaitu auksin dan sitokinin sebagai pendukung pembelahan sel embrio kelapa.
Penelitian di National Institute of Molecular Biology and Biotechnology (BIOTECH) di UP Los Baños mengungkapkan bahwa dari air kelapa dapat diekstrak hormon yang kemudian dibuat suatu produk suplemen disebut cocogro. Hasil penlitian menunjukkan bahwa produk hormon dari air kelapa ini mampu meningkatkan hasil kedelai hingga 64 %, kacang tanah hingga 15 % dan sayuran hingga 20-30 %. Dengan kandungan unsur kalium yang cukup tinggi, air kelapa dapat merangsang pembungaan pada anggrek seperti dendrobium dan phalaenopsis.
Manfaat air cucian beras :
“Air cucian beras memiliki kandungan nutrisi yang melimpah di antaranya karbohidrat berupa pati sebesar 85-90 persen, protein glutein, selulosa, hemiselulosa, gula, dan vitamin yang tinggi,” ujar Yayu.
Percepatan pertumbuhan bakteri P. fluorescens pada formula air cucian beras dapat ditambahkan ekstrak tempe dan gula.http://serbaserbiorganik.wordpress.com/nutrisi/pupuk-cair-organik/perangsang-akar/

Kontes Ayam



LaporanPelaksanaan
KontesAyamPelung di kecamatanGekbrong
HIPOCI (HimpunanPetaniOrganikCianjur-Indonesia)
28 Oktober 2012

1Acara di bukapadapukul  09.00   awali dengan sambutan oleh camat Gekbrong dan dilanjutkan dengan sambutan dari pihak Aqua yang diwakili oleh Bp. Nurul Iman (CSR Aqua)
2.       Kontes di ikuti oleh 172 peserta dari berbagai daerah (terlampir).
1.       Banten
2.       Jakarta
3.       Bekasi
4.       Bogor
5.       Depok
6.       Sukabumi
7.       Cianjur
8.       Bandung
9.       Ciamis
10.   Tasikmalaya
11.   Garut
12.   Yogyakarta – Jawa Tengah
13.   Ponorogo – JawaTimur
3.       Untuk penilaian katagori juara diambil dari urutan nilai paling besar  1  s/d 15. Katagori juara meliputi penilaian Bobot Badan, Penilaian Penampilan dan Penilaian Suara.
4.       Juara pada kontes kali ini di menangkan oleh Ayam yang bernama Si Geboy, nomer kurung 37 miliknya H. Ojak dari Cianjur dengan Total nilai 117 poin
5.       Ayam milik Hipoci yang ikut serta pada kontes sebanyak 3 ekor dan yang masuk kategori final 2 ekor dengan predikat juara urutan k 19 dengan nilai poin 105,5  yang  bernama Si  Tirta dan urutan k 31 dengan poin 103 dengan nama ayam Si Ramona.


Minggu, 04 November 2012

Berita ini COM

Pelestarian Plasma Nutfah Ayam Pelung Lewat Kontes


Oleh: Benny Bastiandy
Selasa, 30 Oktober 2012, 09:00 WIB
INILAH.COM, Cianjur - Lengkingan suara ayam itu begitu panjang terdengar. Suara itu keluar dari salah satu ekor ayam bertubuh kekar dalam sebuah kontes ayam pelung yang digelar salah satu perusahaan air minum dalam kemasan (AMDK) di kawasan Kecamatan Gekbrong, beberapa hari lalu.

Ya, suara lengkingan panjang merupakan satu di antara ciri khas ayam pelung atau istilah bahasa Sunda disebut juga melung. Suara melung itulah yang menjadi andalan para penghobi ayam pelung dimanapun.

Ayam pelung merupakan ayam peliharaan asli Kabupaten Cianjur dengan tiga sifat genetik khas, yakni suara berkokok yang panjang mengalun (melung), pertumbuhannya cepat, dan postur badannya yang besar. Secara fisik, ayam ini terkesan besar. Beratnya saja bisa mencapai 5-6 kilogram untuk ayam jantan dewasa dan tingginya antara 40-50 centimeter. Itulah yang menjadi nilai jual ayam pelung dalam setiap kontes.

Konon, ayam pelung ini kali pertama ditemukan sekitar tahun 1850 oleh seorang Kiyai bernama H Djarkasih, warga Desa Bunikasih Kecamatan Warungkondang. Suatu ketika dia bermimpi bertemu dengan Eyang Suryakancana, yang merupakan putera Bupati Cianjur pertama.

Dalam mimpi tersebut, Djarkasih disuruh Eyang Suryakancana mengambil seekor ayam jantan yang disimpan di suatu tempat. Keesokan harinya ketika sedang mencangkul di kebun, Djarkasih menemukan seekor anak ayam jantan tinggi besar. Dia pun memeliharanya. Setahun kemudian, kokoknya (suara) terdengar enak dan berirama merdu.

Kini, ayam pelung sudah banyak dikembangbiakkan di daerah perdesaan di Cianjur. Keunggulan ayam pelung membahana ke luar daerah. Malahan, tak sedikit penggemar ayam pelung selalu antusias mengikuti setiap kontes yang diselenggarakan berbagai pihak.

Selain sebagai ajang mempertontonkan keunggulan ayam pelung, kegiatan kontes juga merupakan upaya pelestarian sumber daya genetika plasma nutfah Indonesia khas Kabupaten Cianjur.

Bagian CSR PT Tirta Investama (Aqua) Plant Cianjur Nurul Iman didampingi Firman Hikmawan mengatakan ayam pelung sebagai plasma nutfah asli Kabupaten Cianjur sudah sedemikian digemari para penghobi dari berbagai daerah di Indonesia. Kondisi ini tentunya harus terus dijaga dan dilestarikan sebagai upaya mendorong ayam pelung menjadi heritage of Cianjur.

"Kami mempunyai program CSR (corporate social responsibility) yang difokuskan pada pemberdayaan dan kemandirian masyarakat. Kami menggelar kontes ayam pelung ini dengan menggandeng beberapa komponen penghobi. Tujuannya, selain ingin mendorong pelestarian plasma nutfah khas Cianjur, juga meningkatkan pengetahuan dan keterampilan kepada masyarakat kaitan beternak ayam pelung," kata Nurul.

Nurul membeberkan, program CSR PT Tirta Investama terhadap komunitas penghobi ayam pelung dilakukan dalam bentuk pembinaan kelompok usaha dalam budi daya dengan pemberian modal kelompok dan peningkatan peluang pemasaran ayam pelung. Saat ini jumlah anggota kelompok usaha ayam pelung sudah mencapai 29 orang dengan jumlah ayam pelung sebanyak 150 ekor kualitas juara.

"Mudah-mudahan, gelaran kontes ini bisa lebih meningkatkan kualitas ayam pelung dari peternak binaan khususnya, dan meningkatkan kualitas harga, serta menjalin silaturahmi para penggemar dan peternak ayam pelung se- Jawa Barat," tukasnya.

Kontes saat itu diikuti hampir 300 kontestan berasal dari wilayah Cianjur, Sukabumi, Bogor, Depok, Bekasi, Bandung, dan beberapa daerah lainnya.

Ketua Panitia, Pepeng Sutisna mengatakan kontes ayam pelung ini diselenggarakan dalam rangka HIPOCI (Himpunan Petani Organik Cianjur Indonesia) Cup ke I bersamaan HUT Kecamatan Gekbrong ke 7. Ke depan, Pepeng berharap, kontes semacam ini bisa dilaksanakan berkelanjutan sebagai upaya melestarikan ikon khas Kabupaten Cianjur.

"Penghobi ayam pelung kini sudah tersebar hampir di semua wilayah di Indonesia," ujarnya.

Camat Gekbrong Muchtar S Hidayat mengaku gembira diselenggarakannya kontes ayam pelung di wilayahnya. Selain sebagai bentuk pelestarian, Muchtar juga melihat dari sisi pariwisata.

"Secara langsung atau tidak langsung, digelarnya kontes ayam ini bisa menarik wisatawan ke wilayah Gekbrong khususnya, dan Kabupaten Cianjur, umumnya. Ini merupakan kegiatan positif yang mesti dilakukan berkelanjutan," katanya.[jul]

Lebaran, Kontes Ayam Pelung

Panitia Kontes Ayam Pelung Firman Hikmawan
GEKBRONG-Seiring suasana Idul Adha tahun ini dan untuk mempererat tali silaturahmi para peternak dan pecinta ayam pelung, di Lapangan Kecamatan Gekbrong, akan digelar kontes ayam pelung, Minggu (28/10).
Kontes ini, akan diikuti sekitar 400 peserta dari luar Cianjur maupun pribumi. Acara yang baru pertama kali di lapang Kecamatan Gekbrong ini, menurut panitia, diselenggarakan kerjasama antara jajaran kantor Kecamatan Gekbrong, himpunan peternak ayam pelung dan CSR PT Tirta Investama Gekbrong.
“Dengan kontes itu, kita akan banyak memetik manfaat da hikmah, salah satunya dapat bersilaturahmi. Acara akan didukung muspika Gekrong, juga oleh Himpunan Petani Organik Cianjur (Hipoci). Karena Hipoci merupakan kelompok binaan CSR Aqua, dan yang juara akan mendapat hadiah dari panitia,” kata Firman Hikmawan.
Dipaparkan Hikmawam, untuk kontes ini sudah banyak peserta yang daftar. Bicara ayam pelung, Firman menuturkan bahwa nama ayam pelung merupakan ayam peliharaan asal Cianjur, sejenis ayam asli Indonesia dengan tiga sifat genetik.
“Yang saya tahu, pertama suara berkokok yang panjang mengalun. Kedua pertumbuhannya cepat. Ketiga postur badan yang besar. Bobot ayam pelung jantan dewasa bisa mencapai 5 sampai 6 kilogram dengan tinggi antara 40 sampai 50 centimeter,” imbuhnya, seraya gambaran kontes tersebut sejenis itu.
“Besok, Minggu tanggal 28 Oktober ini pasti banyak peserta dan rame, bagi yang mau ikutan maupun nonton, silahkan hadir, dekat kantor Kecamatan Gekbrong,” ajak Firman.(tan)
Short URL: http://radarsukabumi.com/?p=33949

Melihat Kontes Ayam Pelung Hipoci Cup (2-HABIS)

AYAM PELUNG : Tampak Juri Kontes Ayam Pelung saat melakukan penilaian atas ayam-ayam peserta kejuaraan di Gekbrong, Cianjur. (FOTO:SARTANU ARISASMARA/RADAR CIANJUR)
Usaha Ternak Ayam Pelung Heritage Of Cianjur
KONTES Ayam Pelung dilakukan dalam upaya pelestarian sumberdaya genetika plasma nutfah Indonesia khas Kabupaten Cianjur. Pengembangan potensi lokal ini membina komunitas atau kelompok usaha ayam pelung yang ada di Desa Gekbrong dan Desa Songgom Kecamatan Gekbrong sebagai pemangku kepentingan. Berikut pantauanya.
Laporan : SARTANU ARISASMARA, Cianjur
CSR Aqua Nurul Iman dan Firman Hikmawan menjelaskan kelompok ternak ayam pelung masih di bawah Himpunan Petani Organik Cianjur Indonesia (Hipoci), yang diketuai oleh Eji yang juga merupakan anggota dari HIPPAPI (Himpunan Penggemar dan Peternak Ayam Pelung Indonesia) Kabupaten Cianjur.
Program yang diberikan oleh CSR PT. TIV adalah pembinaan kelompok usaha dalam budidaya dengan pemberian modal kelompok dan peningkatan peluang pemasaran Ayam Pelung. “Saat ini jumlah anggota kelompok usaha Ayam pelung ini sudah mencapai 29 orang dengan jumlah Ayam Pelung sekitar 150 ekor kualitas juara,” terang Nurul saat ditemui di lokasi lomba.
Pemasaran Ayam Pelung sendiri tidaklah terlalu sulit, bahkan di peternakan Eji Kaeji hampir tiap hari ada permintaan Ayam Pelung, sehingga dalam sebulan bisa mendapatkan peningkatan pendapatan rata-rata Rp350.000.
Upaya CSR PT. Tirta Investama (AQUA) Plant Cianjur dalam membina kelompok ini salah satunya dengan mengadakan kontes Ayam Pelung bekerjasama dengan HIPPAPI. Kegiatan tersebut juga dihadiri Muspika Kecamatan Gekbrong.
Adapun tujuan kontes untuk meningkatkan kualitas Ayam Pelung peternak binaan khususnya dan meningkatkan kualitas harga serta menjalin silaturahmi para penggemar dan peternak ayam pelung se Jawa Barat.
Sekretaris Kontes, Eji Kaeji mengaku senang karena cukup banyak peserta. Bicara soal Ayam Pelung, nama merupakan ayam peliharaan asal Cianjur, sejenis ayam asli Indonesia dengan tiga sifat genetik. “Nah, yang dinilai juri, suara berkokok yang panjang mengalun, pertumbuhannya cepat, dan postur badan yang besar dan bobot,” tutupnya.(**)
Short URL: http://radarsukabumi.com/?p=34609

Melihat Kontes Ayam Pelung Hipoci Cup (1)

AYAM PELUNG: Kontes Ayam Pelung di Kecamatan Gekbrong, Cianjur, Minggu (28/10).(FOTO:SARTANU ARISASMARA/RADAR CIANJUR)
Berinvestasi Sosial Melalui Pembinaan Peternak
PT. Tirta Investama (TIV) Aqua Danone turut melestarikan Plasma Nutfah Indonesia dengan mendukung acara Kontes Ayam Pelung yang diselenggarakan Himpunan Petani Organik Cianjur Indonesia (Hipoci). Namun sebagian masyarakat, kurang mengetahui apa maksud tujuannya diselenggarakanya turnamen tersebut?. Berikut liputanya.
Laporan : SARTANU ARISASMARA, Cianjur
PELAKSANAAN kontes ayam pelung se-Jawa Barat ini memilih lokasi sekitar 10 meter dari pusat perkantoran Pemerintahan Kecamatan Gekbrong, Minggu (28/10). Di sana, sejak pagi banyak orang memadati lapangan tersebut. Mereka merupakan peserta kontes (penghobi) ayam pelung, baik dari Cianjur sendiri maupun luar kota seperti, Sukabumi, Bogor, Depok, Bekasi, Bandung dan daerah lainya. Tercatat, sebanyak 300 peserta dan ayam pelung jagoannya siap adu suara ‘kongkorongok’. Tak ketinggalan warga sekitar Gekbrong hadir untuk menyaksikan jalannya kontes.
Sekitar, pukul 09.00 WIB, acara kontes dimulai. Terlihat, pakaian yang dikenakan peserta, panitia, dan tim juri beraneka ragam, seperti jaket tebal, stelan baju hitam-hitam, topi nyentrik (dudukuy laken,red) dan kaca mata hitam, bak penampilan peserta ketika menjadi peserta adu ketagkasan domba.
Sebagai penyelenggara Pepeng Sutisna (ketua panitia), Eji Kaeji (sekretaris), Idan, Tibi, Kodir, Beni, Asep, dan Ujag S. Hadir juga sebagai sponsorship PT. Tirta Investama (Aqua) Nurul Iman, Firman Hikmawan, pendamping CSR pertanian dan peternakan Jajang Saeful Malik dan Hendrayana. Hadir pula Camat Gekbrong H Muchtar S Hidayat, TNI, Polri dan berbagai elemen masyarakat gekbrong.
Camat Gekbrong H Muchtar S Hidayat bersama unsur muspika menyambut baik kontes yang diselenggarakan pertama kali ini. “Saya mendukung kontes ini. Apalagi ada dukungan juga dari perusahaan Aqua,” ujarnya, di lokasi kegiatan, Minggu (28/10).
Menurut Jajang Saeful Malik, kontes ayam pelung ini diselenggarakan oleh Himpunan Petani Organik Cianjur Indonesia (Hipoci) dengan sebutan ‘Hipoci Cup ke I’. Acara juga bersamaan dengan HUT Kecamatan Gekbrong ke 7. “Setelah perayaan lebaran idul adha, kemudian diselenggarakan acara kontes ayam pelung ini,” tuturnya.
Pihak TIV, diutarakan bagian CSR Aqua, Firman Hikmawan, tujuan utama perusahaan untuk menghasilkan laba yang sebesar-besarnya. Tetapi, perusahaan juga harus memperhatikan aspek lain melalui kegiatan yang melibatkan masyarakat.
“Selain melakukan proses produksi, perusahaan juga dituntut untuk membina hubungan baik dengan masyarakat sekitar. Adapun bagi yang meraih juara kontes, pihak panitia telah menyediakan piala dan hadiahnya,” tuturnya.
Keinginan tulus untuk melakukan kegiatan yang baik yang benar-benar berasal dari visi perusahaan. Sumbangan sosial PT TIV Cianjur banyak bersifat filantropi, yaitu sumbangan yang ditujukan untuk kegiatan investasi sosial atau kegiatan yang diarahkan pada penguatan kemandirian masyarakat.
Program kepedulian sosial perusahaan telah memasuki tahun ketiga. Pelaksanaan terorganisir, intensif sehingga program CSR (Coorporate Social Responsibility) menjadi lebih hidup dan dampak positifnya dirasakan oleh masyarakat.
“Sebagai program investasi sosial yang diharapkan mampu menciptakan kemandirian masyarakat Kecamatan Gekbrong khususnya dan masyarakat Cianjur umumnya. Dalam CSR juga diharapkan peningkatan taraf hidup keluarga petani kearah kesejahteraan. Meningkatkan pengetahuan dan keterampilan dalam berusaha tani termasuk beternak Ayam Pelung,” tutur Firman.(**)
Short URL: http://radarsukabumi.com/?p=34366