Laman

Senin, 28 April 2014

alang-alang

Kuliah Pesanan Mas Eddy.... Alang-alang....
Tabel 1. Komposisi gizi akar alang-alang (Imperata cylindrica) Gizi
Ekstrak (% BK)
Tepung (% BK)
Protein kasar
1,54 Ekstrak (% BK)
2,61 Tepung (% BK)
Lemak
0,29 Ekstrak (% BK)
0,37 Tepung (% BK)
Abu
3,98 Ekstrak (% BK)
3,91 Tepung (% BK)
Serat Kasar
0,24 Ekstrak (% BK)
0,52 Tepung (% BK)
Komposisi :
Akar: metabolit yang telah ditemukan pada akar alang-alang ter.diri dari arundoin, fernenol, isoarborinol, silindrin, simiarenol, kampesterol, stigmasterol, ß-sitosterol, skopoletin, skopolin, p-hidroksibenzaladehida, katekol, asam klorogenat, asam isoklorogenat, asam p-kumarat, asam neoklorogenat, asam asetat, asam oksalat, asam d-malat, asam sitrat, potassium (0,75% dari berat kering), sejumlah besar kalsium dan 5-hidroksitriptamin. Dari hasil penelitian lain terhadap akar dan daun ditemukan 5 macam turunan flavonoid yaitu turunan 3',4',7-trihidroksi flavon, 2',3'-dihidroksi kalkon dan 6-hidroksi flavanol. Suatu turunan flavonoid yang kemungkinan termasuk golongan flavon, flavonol tersubstitusi pada 3-0H, flavanon atau isoflavon terdapat pada fraksi ekstrak yang larut dalam etilasetat akar alang-alang. Pada fraksi ekstrak yang larut dalam air akar alang-alang ditemukan golongan senyawa flavon tanpa gugus OH bebas, flavon, flavonol tersubstitusi pada 3-0H, flavanon, atau isoflavon. By: Pakan Ikan Madiun, Sumber: IPTEKnet & CODATA ICSU Indonesia 2002
untuk peternakan
Akar alang-alang (Imperata cylindrica) dapat dimanfaatkan untuk pakan ternak, memiliki kandungan seperti asam asetat, asam oksalat, asam malat, dan asam sitrat yang berperan dalam peningkatan efesiensi metabolisme energi dalam tubuh.
Penggunaan akar alang-alang (Imperata cylindrica) baik untuk pakan ternak unggas atau ruminansia, untuk obat tradisional dan herbal seperti pelembut kulit, peluruh air seni, pembersih darah, penambah nafsu makan, dan sebagai penghenti pendarahan.
daun alang2 bila layu bisa untuk pakan rumansia, untuk unggas daun keringnya untuk pengeraman telur, kemarin hampir 97-100 persen menetas...
Untuk perikanan
alang-alang bisa dimanfaatkan untuk makanan tambahan pada ikan yang dipelihara di kolam-kolam, terutama untuk ikan pemakan tumbuh-tumbuhan. Misalnya ikan mujair (Tilapia mosambica Peters), Tawes (Puntius Javanicus Baker), dan Jelawat (Leptoharbus hoevenii Blkr) dan lain-lain.
untuk Pertanian
1. alang bisa dibuat kompos...
2. alang bisa dibuat untuk mulsa alami...
3. akarnya merupakan Herbisida Caranya harus fermentasi dengan probiotik (kata Om gatot)
4. bibuat arangnya bagus untuk pertumbuhan.
Kuliah Pesanan Mas Eddy.... Alang-alang....
Tabel 1. Komposisi gizi akar alang-alang (Imperata cylindrica) Gizi
Ekstrak  (% BK)
Tepung   (% BK)
Protein kasar
1,54 Ekstrak  (% BK)
2,61 Tepung   (% BK)
Lemak
0,29 Ekstrak  (% BK)
0,37 Tepung   (% BK)
Abu
3,98 Ekstrak  (% BK)
3,91 Tepung   (% BK)
Serat Kasar
0,24 Ekstrak  (% BK)
0,52 Tepung   (% BK)

Komposisi :
Akar: metabolit yang telah ditemukan pada akar alang-alang ter.diri dari arundoin, fernenol, isoarborinol, silindrin, simiarenol, kampesterol, stigmasterol, ß-sitosterol, skopoletin, skopolin, p-hidroksibenzaladehida, katekol, asam klorogenat, asam isoklorogenat, asam p-kumarat, asam neoklorogenat, asam asetat, asam oksalat, asam d-malat, asam sitrat, potassium (0,75% dari berat kering), sejumlah besar kalsium dan 5-hidroksitriptamin. Dari hasil penelitian lain terhadap akar dan daun ditemukan 5 macam turunan flavonoid yaitu turunan 3',4',7-trihidroksi flavon, 2',3'-dihidroksi kalkon dan 6-hidroksi flavanol. Suatu turunan flavonoid yang kemungkinan termasuk golongan flavon, flavonol tersubstitusi pada 3-0H, flavanon atau isoflavon terdapat pada fraksi ekstrak yang larut dalam etilasetat akar alang-alang. Pada fraksi ekstrak yang larut dalam air akar alang-alang ditemukan golongan senyawa flavon tanpa gugus OH bebas, flavon, flavonol tersubstitusi pada 3-0H, flavanon, atau isoflavon. By: Pakan Ikan Madiun, Sumber: IPTEKnet & CODATA ICSU Indonesia 2002 

untuk peternakan 
Akar alang-alang (Imperata cylindrica) dapat dimanfaatkan untuk  pakan ternak, memiliki kandungan seperti  asam asetat, asam oksalat, asam malat, dan asam sitrat  yang berperan dalam peningkatan efesiensi metabolisme energi dalam tubuh.

Penggunaan akar alang-alang (Imperata cylindrica) baik untuk pakan ternak unggas atau ruminansia, untuk obat tradisional dan herbal seperti pelembut kulit, peluruh air seni, pembersih darah, penambah nafsu makan, dan sebagai penghenti pendarahan.

daun alang2 bila layu bisa untuk pakan rumansia, untuk unggas daun keringnya untuk pengeraman telur, kemarin hampir 97-100 persen  menetas...

Untuk perikanan
alang-alang bisa dimanfaatkan untuk makanan tambahan pada ikan yang dipelihara di kolam-kolam, terutama untuk ikan pemakan tumbuh-tumbuhan. Misalnya ikan mujair (Tilapia mosambica Peters), Tawes (Puntius Javanicus Baker), dan Jelawat (Leptoharbus hoevenii Blkr) dan lain-lain.

untuk Pertanian 
1. alang bisa dibuat kompos...
2. alang bisa dibuat untuk mulsa alami...
3. akarnya merupakan Herbisida Caranya harus fermentasi dengan probiotik (kata Om gatot)
4. bibuat arangnya bagus untuk pertumbuhan.

Ampas Parutan Kelapa

Kandungannya
Lemak kasar 23,36
Serat makanan 5,72
Serat kasar 14,97
Kadar abu 3,04
Kecernaan bahan kering in vitro 78,99
Kecernaan bahan organik in vitro 98,19
untuk peternakan
pakan asal ampas kelapa juga terbukti ternak dapat menghasilkan susu yang lebih kental dan rasa yang enak. Hasil analisis Ampas kelapa murni memiliki kadar protein kasar masih relative tinggi yaitu sebesar 11,35% dengan kadar lemak kasar 23,36%. Penggunaan ampas kelapa yang di Fermentasi sampai 12 % sangat nyata efisien dibanding dengan menggunakan ampas kelapa, hal ini menunjukan dengan kemampuan ternak ayam mengkonsumsi 1 kg ransum dapat membentuk rata-rata 0,59 kg bobot hidup sedang menggunakan ampas kelapa hanya mampu membentuk bobot hidup rata-rata 0,45 kg. Galaktomannan mampu menurunkan serum total kolesterol dan Low Density Lipoprotein (LDL) kolesterol 10 – 15%. Sedangkan kadar high density lipoprotein (HDL) dan trigliserida tidak berubah. Menurut Purawisastra (2001) menyatakan bahwa ampas kelapa mengandung serat galaktomanan sebesar 61 % yang dapat menurunkan kadar kolesterol darah.
Untuk perikanan
Pertumbuhan ikan nila meningkat setelah diberi pakan dengan penambahan ampas kelapa terfermentasi. Konsentrasi penambahan ampas kelapa pada pakan yang optimal untuk pertumbuhan dan kadar protein ikan nila sebesar 25%. Namun perlu adanya perbaikan komposisi nutrisi pada pakan agar pertumbuhan dan protein daging meningkat.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa ampas kelapa yang difermentasi menggunakan Bacillus subtilis (P1), Trichoderma viride (P2), dan EM4 (P3) menghasilkan peningkatan protein kasar yang berbeda nyata.
kami dihipoci biasanya digunakan media magot dan cacing untuk pakan lele... airnya kita gunakan sebagai pupuk....
Untuk Pertanian
Ampas yang ada ditaburkan dan disebarkan di sekeliling tanaman yang menjadi objek penyuburan sebanyak dua kali dalam seminggu. Tanaman anda bisa tumbuh subur dan cepat menghasilkan buah atau bunga seperti yang anda harapkan.

Probiotik Untuk Ternak

Salah satu pemainnya adalah Mahaditra Jaka Respati Wiradisurya (25 tahun). Pebisnis muda kelahiran Jakarta 14 Desember 1985 ini, merintis usaha ayam probiotik sejak September 2008 di Lampung. Kepada Sabili, Jaka menjelaskan apa yang dimaksud dengan ayam probiotik, yaitu ayam broiler biasa yang diberi unsur bakteri positif Lactobacillus pada makanannya. Selain itu, masih ditambahkan juga dengan jamu seperti yang diminum manusia, seperti temulawak, kunyit, jahe, brotowali, dan ramuan lainnya.

Menurut Jaka, dengan pemberian bakteri positif dan jamu membuat kinerja pencernaan ayam menjadi lebih efisien. Sebagaimana manusia ketika minum Lactobacillus pada Yogurt atau Yakult yang juga memperbaiki kinerja pencernaan. ”Hasilnya berupa ayam yang memiliki beberapa keunggulan, seperti kadar lemak, lendir, dan minyak alami yang ada pada ayam menjadi lebih rendah. Sehingga menurunkan kadar kolesterol dan meningkatkan kadar proteinnya, tutur jebolan Fakultas Teknik Institut Teknologi Bandung (ITB) ini.

Prosedur beternak ayam probiotik lanjut Jaka, juga sederhana. Sama seperti cara beternak dan kandang ayam broiler biasa. Tapi keistimewaan lainnya, kotoran ayam probiotik tidak berbau menyengat dan tidak menjadi tempat berkumpunya lalat seperti kotoran ayam broiler biasa. ”Makanya, di Lampung saya menggunakan kandang di pemukiman penduduk. Bahkan, ada juga peternak yang mengembangkan di belakang rumahnya,” jelas lulusan SMA Satria Nusantara ini.

BAHAN HERBAL TRADISIONAL

Temulawak 1 kg
Kunyit 1 kg
Jahe 0,5 kg
Daun Sirih 1 kg
Asam Jawa 0.5 kg
Tetes Tebu 1 kg
EM 4 250 ml
Air bersih 20 ltr

CARA PEMBUATAN :

a. Siapkan bahan herbal, cuci bersih.
b. Blender/ parut semua bahan, termasuk asam jawa sudah di buang bijinya.
c. Campurkan semua hasil blender dalam suatu wadah lalu diperas, hasil perasan ini di sendirikan pada wadah. Bahan exstrak dari perasan di tambah air bersih, di ambilkan dari jatah air yang 20 liter sebanyak 1 liter, lalu diperas kembali, hasil perasan di campurkan pada hasil perasan yang pertama. Bahan herbal yang telah mengalami 2 kali perasan di tambah sedikit tetes, di bentuk butiran kecil 3 – 5 gram lalu di keringkan, bisa di simpan sebagai obat herbal untuk ternak, daripada di buang percuma, begitu.
d. Hasil perasan ( dua kali perasan ), di tambahkan air bersih 19 liter dan EM 4 250 ml. Dimasukkan pada drum atau jerigen. Begitu juga tetes 1 kg dicampurkan.
e. Tutup rapat drum/ jerigen, biarkan proses fermentasi selama 20 hari. Tiga hari sekali drum/ jerigen diaduk-aduk sekaligus mengeluarkan gas hasil fermentasi.

Aturan pakai setiap 5 – 10 ml dicampur air minum 1 liter atau bisa di campurkan pada pemberian pakan, ini untuk dosis ternak kambing, sedang untuk sapi aturan pakai setiap hari membutuhkan 100 ml yang di campurkan pada komboran. Bisa juga di berikan model Cekok langsung, untuk kambing sekali cekok perlu herbal sebanyak 100 ml pemberian seminggu sekali. Sedang untuk sapi, sekali cekok perlu 250 – 500 ml, inipun hanya seminggu sekali.

Hasil ujicoba pada kambing, jika tidak pakai herbal fermentasi pertumbuhan 2 – 3 kg/ bulan jika pakai herbal pertumbuhan 4 – 5 kg/bulan. Sedang pada ternak sapi ( sapi minimal umur 1 tahun), untuk sapi jenis ongole atau turunan ongole, pertumbuhan menjadi 1, 05 – 1,1 kg/ hari, sedang yang tidak pakai herbal pertumbuhan 0,4 – 0,5 kg/ hari. Untuk jenis sapi Simmental atau limousen pertumbuhan mencapai 1,3 – 1, 5 kg/ hari. Jika tidak pakai herbal pertumbuhan 0,8 kg/ hari.

Efek pemberian herbal daya tahan tubuh ternak meningkat, penyakit kembung dan cacing yang biasanya selalu menyerang ternak, tidak pernah muncul. Satu lagi, bau kotoran dan urin terkurangi secara nyata sekali. Ini di mungkinkan jika metabolisme dalam tubuh ternak bekerja optimal.Begitu rekan-rekan peternak ulasan singkat kali ini, semoga bermanfaat.