Laman

Jumat, 19 Desember 2014

BUAH BINTARO

KULIAH BUAH BINTARO permintaan Kusuma Yudopranoto
Menurut penelitian Faperta Institut Pertanian Bogor (IPB), buah Bintaro terdiri atas 8% biji dan 92% daging buah. Bijinya sendiri terbagi dalam cangkang 14% dan daging biji 86%. Biji Bintaro mengandung minyak antara 35-50% (bandingkan dengan biji jarak yang 14% dan kelapa sawit 20%). Semakin kering biji bintaro semakin banyak kandungan minyaknya. Minyak ini termasuk jenis minyak nonpangan, diantaranya asam palmitat (22,1%), asam stearat (6,9%), asam oleat (54,3%), dan asam linoleat (16,7%).
Pohon Bintaro sebenarnya dapat diolah dan dimanfaatkan untuk kepentingan manusia, seperti sebagai penakut tikus (menaruh buahnya di dekat tempat lewat tikus), bahan baku lilin, bio-insektisida, obat luka, deodorant, dan berpotensi sebagai biodiesel. Buah Bintaro banyak bergetah dan beracun.
"Lalat Kini Musnah"
Tanaman bintaro merupakan tumbuhan mangrove yang tumbuh subur dan mudah ditemui di berbagai wilayah di Indonesia. Tanaman bintaro diketahui mengandung banyak senyawa metabolit beracun (flavonoid, steroid, sapopin, alkaloid, triterpenoid, tanin, dan polivenol) yang mudah diperoleh, aman bagi masyarakat, ramah lingkungan, dan cocok digunakan sebagai biolarvasida.
Ulat Grayak Mati Sampai 95 %
"Tikus Minggat"
tim peneliti dari Faperta Institut Pertanian Bogor (IPB) sudah melakukan penelitian terhadap buah bintaro dan hasilnya, pada getah dan buah bintaro ditemukan racun bernama cerberin. Karena itulah, tikus takut pada buah yang satu ini.
Kejadian ini masuk akal.Riset Hien TT dari Fakultas Fisiologi,Tolouse Prancis dan Dr.Suryo Wiyono dari Klinik Tanaman IPB melaporkan senyawa cerberin pada bintaro meracuni dan merusak syaraf pusat otak tikus.Otomatis Tikus dengan penciuman yang sensitif terhadap bau racun cerberin akan ngacir sebelum masuk rumah kita.
Cara Pembuatan Biopestida Bintaro
Selain bahan yang muda didapat,cara pembuatan biopestida Bintaro pun sangat mudah dengan cara ekstraksi (etanol dan air)
Cara 1:
1.Siapkan 1 kg daun Bintaro segar,rendam 2 hari dalam larutan ethanol atau aseton
2.Saring ekstrak untuk memisahkan cairan dengan daun
3.Uapkan cairan ekstrak hingga pekat.
4.Untuk aplikasi,dosis 1 gram: 1 liter air.caranya dengan melarutkan 1 gram pasta dlam 5-10
Cc minyak tween lalu ditambah air sedikit demi sedikit.
5.Semprotkan 500 liter larutan untuk 1 hektar lahan.
Cara 2 :
1.Siapkan 50 gram daun bintaro dan 1 liter air yang dicampur 2 gram sabun colek.
2.Blender dan peras hingga menghasilkan larutan pekat.
3.Dosis pemakaian 10-20 cc perliter air.
Melihat begitu besarnya manfaat Bintaro dan melimpahnya bahan disekitar kita,tidak ada salahnya kita mencoba berkreasi menggunakan Bintaro sebagai alternatif pestisida nabati untuk mendukung pertanian organik.
Menurut hasil penelitian Faperta IPB, buah Bintaro sebenarnya bisa juga dijadikan sebagai bahan bakar alternatif. Malahan, bila dibandingkan dengan biji Jarak, biji Bintaro memiliki kadar minyak yang jauh lebih tinggi. Melalui beberapa tahap pengolahan, 1 kg minyak bisa dihasilkan dari 1,8 kg biji Bintaro yang sudah kering. Minyak yang dihasilkan masih termasuk minyak kasar berwarna hitam. Minyak ini dapat digunakan sebagai pengganti minyak tanah untuk kompor. Hasil uji toksisitas dari getah buah menunjukkan minyak Bintaro layak digunakan sebagai bahan bakar, dengan bau, asap, dan residu lainnya yang tergolong aman. Proses pengolahan buah bintaro menjadi minyak terhitung cepat dan mudah Jika Anda tinggal di daerah yang banyak ditumbuhi pohon Bintaro Anda pun bisa mencobanya sendiri.
Suka ·  · 

1 komentar:

  1. kang sani,

    anak saya sekarang ini sedang membuat projek akhir untuk SMP mengenai buah bintaro.

    di dalam tulisan kang sani dikatakan bahwa "Proses pengolahan buah bintaro menjadi minyak terhitung cepat dan mudah". Apakah saya boleh mendapatkan penjelasan bagaimana cara mengolah biji bintaro menjadi minyak?

    Terima kasih, kang sani. Semoga saya bisa mendapatkan pencerahan.

    BalasHapus